Cairan di Otak Sebabkan Raja Bhumibol Dirawat Berbulan-bulan

Esti Utami

Selasa, 11 Agustus 2015 | 14:46 WIB
Cairan di Otak Sebabkan Raja Bhumibol Dirawat Berbulan-bulan
Raja Thailand Bhumibol Adulyadej saat menghadiri perayaan 65 tahun penobatannya (Reuters/Athit Perawongmeta)

"Raja Thailand Bhumibol Adulyadej dirawat karena ada cairan di otak serta infeksi paru-paru." Demikian pernyataan langka dari pihak istana di tengah kekhawatiran masyarakat mengenai kesehatan raja yang paling lama memerintah di dunia itu.

Raja berusia 87 tahun itu, yang dianggap hampir seperti dewa oleh rakyat Thailand, dirawat di rumah sakit Siriraj, Bangkok, sejak Mei silam, namun keterangan mengenai keadaannya sangat jarang diperoleh.

Biro Rumah Tangga Istana dalam pernyataan, Senin (10/8/2015) menyatakan dokter di rumah sakit itu disebutkan terus berusaha "mengurangi jumlah cairan di otaknya".

Pernyataan itu jug amenyebut, selama dirawat di Siriraj, ia secara berkala mengalami demam dan peningkatan detak jantung, yang diduga karena infeksi paru-paru sebelumnya. Detak jantung raja kembali normal setelah mendapatkan perawatan.

Kekhawatiran mengenai masa depan Thailand di antara persaingan elit saat pemerintahan Bhumibol 'mendekati' akhir, dilihat sebagai unsur pendorong kemelut politik selama berdasawarsa di kerajaan itu.

Sejak 2006, negara gajah putih menyaksikan dua kali kudeta, penggantian tiga perdana menteri oleh pengadilan dan serangkain unjuk rasa jalanan yang seringkali berujung kekerasan.

Para jenderal yang setia pada kerajaan mengambil alih kekuasaan lewat sebuah kudeta pada Mei 2014 setelah unjuk rasa berminggu-minggu menentang pemerintahan sipil Yingluck Shinawatra, yang keluarga dan sekutunya selalu memenangi pemilu sejak 2001.

Keluarga Shinawatra dibenci oleh elit-elit kerajaan yang menuduh mereka melakukan korupsi dan menumbangkan posisi status quo politik kerajaan.

Para jenderal Thailand mengatakan mereka akan mengembalikan kekuasaan setelah konstitusi ditulis ulang dan korupsi dihapus.

Namun, pengkritik mengatakan militer menggunakan status yang dinyatakannya sendiri sebagai pembela kerajaan, sebagai dalih untuk meraih kekuasaan dan memastikan keluarga Shinawatra tidak akan pernah kembali ke panggung politik.

Kesehatan raja merupakan topik kontroversial. Monarki Thailand dilindungi oleh salah satu hukum penghinaan raja (lese majeste) paling keras di dunia, dan hukuman atas kasus ini meningkat tajam sejak militer mengambil alih kekuasaan.

Seorang pria dijatuhi hukuman penjara 30 tahun pada Jumat karena "menghina" monarki di Facebook, dan merupakan salah satu hukuman terberat atas penghinaan keluarga kerajaan. Pada hari yang sama, seorang perempuan menerima ganjaran 28 tahun penjara atas dakwaan tersebut.

Media sering melakukan swa-sensor saat melaporkan berita mengenai kerajaan karena takut tersangkut hukum tersebut, yang memberikan ancaman hukuman penjara hingga 15 tahun atas setiap kesalahan menghina raja, ratu, keturunan ataupun kerabatnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, putra mahkota Pangeran Maha Vajiralongkorn (63) menghabiskan banyak waktu untuk menjauh dari publik. Namun, ia kembali terlihat dalam beberapa kali acara resmi, bersamaan dengan semakin memburuknya kesehatan ayahnya.

Ia diperkirakan akan muncul di depan publik pada Minggu (16/8/2015), saat memimpin acara bersepeda nasional untuk menghormati ibunya --Ratu Sirikit-- yang diperkirakan akan dihadiri ribuan warga.(Antara/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keren! Istri Raja Thailand Dipastikan Tampil di Cabor Layar SEA Games 2025

Keren! Istri Raja Thailand Dipastikan Tampil di Cabor Layar SEA Games 2025

Sport | Senin, 08 Desember 2025 | 13:19 WIB

Duka dari Bangkok: Ratu Sirikit, Ibunda Raja Thailand, Wafat di Usia 93 Tahun

Duka dari Bangkok: Ratu Sirikit, Ibunda Raja Thailand, Wafat di Usia 93 Tahun

News | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 13:22 WIB

Mulai Kunjungan Kerja di Thailand, Presiden Prabowo Beraudiensi dengan Raja Vajiralongkorn

Mulai Kunjungan Kerja di Thailand, Presiden Prabowo Beraudiensi dengan Raja Vajiralongkorn

News | Senin, 19 Mei 2025 | 08:03 WIB

Prabowo Bertolak ke Negeri Gajah Putih, Bakal Audiensi dengan Raja Thailand

Prabowo Bertolak ke Negeri Gajah Putih, Bakal Audiensi dengan Raja Thailand

News | Sabtu, 17 Mei 2025 | 20:23 WIB

Merangkak di Depan Raja, Ritual Unik Tentara Thailand yang Bikin Geger Media Sosial

Merangkak di Depan Raja, Ritual Unik Tentara Thailand yang Bikin Geger Media Sosial

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 15:54 WIB

Cek Fakta: Raja Thailand Larang Rakyatnya ke Indonesia karena Banyak Teroris

Cek Fakta: Raja Thailand Larang Rakyatnya ke Indonesia karena Banyak Teroris

News | Rabu, 30 Oktober 2024 | 19:33 WIB

Misteri Pangeran Dipankorn, Bisakah Ia Memimpin Thailand?

Misteri Pangeran Dipankorn, Bisakah Ia Memimpin Thailand?

News | Jum'at, 12 Juli 2024 | 10:29 WIB

Aktivis Dipenjara karena Berpakaian Seperti Ratu Thailand saat Demo

Aktivis Dipenjara karena Berpakaian Seperti Ratu Thailand saat Demo

News | Selasa, 13 September 2022 | 17:00 WIB

Intip Gaya Berani Putri Thailand Pakai Baju dengan Puting Emas Saat di Paris

Intip Gaya Berani Putri Thailand Pakai Baju dengan Puting Emas Saat di Paris

Lifestyle | Kamis, 07 Juli 2022 | 16:21 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×