Pegiat HAM Sambut Baik Menteri Tedjo Direshuffle

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 12 Agustus 2015 | 11:32 WIB
Pegiat HAM Sambut Baik Menteri Tedjo Direshuffle
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Pegiat hak asasi manusia menyambut baik kabat Menteri Koordinantor Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Tedjo Edhy Purdijatno akan dicopot dari Kabinet Kerja Joko Widodo. Tedjo dianggap tidak berpihak kepada penyelesaian HAM masa lalu.

Direktur LSM HAM Imparsial Poengki Indarti mengatakan Tedjo tidak mengerti dan memahami politik, hukum dan keamanan dengan baik. Dia juga kurang bisa berkoodinasi dengan menteri-menteri dalam jajarannya. Dia juga tidak berpikir terbuka dan tidak mampu berkomunikasi politik dengan baik.

"Oleh karena statement-statementnya dan kebijakannya justru sering membuat blunder dan menimbulkan masalah. Oleh karena itu saya setuju Pak Tedjo diganti," jelas Poengki saat dihubungi suara.com, Rabu (12/8/2015).

Sikap kontroversial Menteri Tedjo yang dimaksud Poengki di antaranya pernyataan tentang penyelesaian kasus HAM masa lalu. Pernyataan tersebut langsung mendapat kecaman dari keluarga korban pelanggaran HAM masa lalu.

Pada 1 Desember 2014, Menteri Tedjo mengatakan untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM masa lalu, pemerintah akan menjutkan rekonsiliasi. Sementara pegiat HAM ingin negara mendirikan pengadilan HAM untuk mengadili para pelanggaran HAM masa lalu.

"Yang lalu kan sudah, rekonsiliasi ini kita lanjutkan. Jangan mundur lagi ke belakang. Negara perlu makmur ke depan, bukan hanya mencari salah di sana-sini. Jadi ayo perbaiki bangsa ke depan," kata Tedjo saat itu.

Lainnya, Tedjo pernah mengatakan kelompok 'anti-kriminalisasi KPK' sebagai rakyat tidak jelas.

Menurut Poengki, pengganti Tedjo bersih dari pelanggaran HAM masa lalu dan bersih dari korupsi. "Misalnya menangani tugas terkait penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu, pasti akan resisten jika yang bersangkutan punya beban masa lalu," jelas dia.

Ada 3 nama yang beredar saat ini untuk menggantikan posisi Tedjo. Yaitu mantan Panglima TNI Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan, dan TB Hasanudin.

Mana di antara mereka yang relatif bersih dari pelanggaran HAM masa lalu? "TB saya kira relatif lebih bersih," kata Poengki.

Sebelumnya, Tedjo sudah menyebar kata perpisahan lewat pesan berantai di kalangan politisi. Isinya dia meminta maaf jika ada salah selama menjadi menteri di kabinet Jokowi.

"Ass w.w. Kepada yth. Bapak/Ibu sekalian, sehubungan dengan berakhirnya jabatan saya selaku Menko Polhukam, saya mohon diri & mohon maaf atas segala khilaf & salah. Terima kasih atas segala dukungan & kerjasama selama saya menjabat Menkopolhukam.Semoga Allah SWT selalu melimpahkan hidayah-NYA kepada kita semua, amin. Wass w.w. Tedjo Edhi. P, Laksamana (Purn)," begitu isinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPR Ucapkan Terima Kasih kepada Menteri Tedjo

Ketua DPR Ucapkan Terima Kasih kepada Menteri Tedjo

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 11:32 WIB

Nasdem Tak Masalah Menteri Tedjo Edhy Diganti

Nasdem Tak Masalah Menteri Tedjo Edhy Diganti

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 11:15 WIB

Pengamat Pesimistis Reshuffle Kabinet Ubah Kondisi Perekonomian

Pengamat Pesimistis Reshuffle Kabinet Ubah Kondisi Perekonomian

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2015 | 11:14 WIB

Diisukan Bakal Di-reshuffle, Menpar Malah Naik ke Puncak Cartensz

Diisukan Bakal Di-reshuffle, Menpar Malah Naik ke Puncak Cartensz

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 09:56 WIB

Pimpinan DPR Kembali Sorot Koordinasi Menteri Bidang Ekonomi

Pimpinan DPR Kembali Sorot Koordinasi Menteri Bidang Ekonomi

News | Minggu, 09 Agustus 2015 | 06:16 WIB

Agar Efektif, Menteri Perlu Taruh Formula Kerja di 'Dashboard'

Agar Efektif, Menteri Perlu Taruh Formula Kerja di 'Dashboard'

News | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 22:44 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 4,7 Persen, Sudah Saatnya Rombak Kabinet

Pertumbuhan Ekonomi 4,7 Persen, Sudah Saatnya Rombak Kabinet

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 18:44 WIB

Ini Menteri -Menteri yang Diusulkan 'Reshuffle'

Ini Menteri -Menteri yang Diusulkan 'Reshuffle'

News | Kamis, 06 Agustus 2015 | 23:58 WIB

Ketua DPR: Ada Menteri  Pencitraannya Baik Tapi Kinerjanya Kurang

Ketua DPR: Ada Menteri Pencitraannya Baik Tapi Kinerjanya Kurang

News | Senin, 27 Juli 2015 | 13:48 WIB

Surya Paloh Persilakan Jokowi Ganti Menteri Nasdem

Surya Paloh Persilakan Jokowi Ganti Menteri Nasdem

News | Minggu, 26 Juli 2015 | 00:02 WIB

Terkini

Setelah Eks Menag Ditahan, Kini Giliran Gus Alex Diperiksa KPK Hari Ini!

Setelah Eks Menag Ditahan, Kini Giliran Gus Alex Diperiksa KPK Hari Ini!

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:05 WIB

Waspada! Kakorlantas Soroti Titik Rawan Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik Hari Ke-4

Waspada! Kakorlantas Soroti Titik Rawan Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik Hari Ke-4

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:25 WIB

Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai 18 Maret Hadapi Puncak Mudik

Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai 18 Maret Hadapi Puncak Mudik

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:05 WIB

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

News | Senin, 16 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:26 WIB

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:15 WIB

Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!

Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:05 WIB

Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi

Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:47 WIB

Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun

Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:45 WIB

Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir

Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:39 WIB