KPU Tak Akan Perpanjang Pendaftaran Pilkada Serentak

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Rabu, 12 Agustus 2015 | 12:39 WIB
KPU Tak Akan Perpanjang Pendaftaran Pilkada Serentak
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak akan kembali memperpanjang pendaftaran peserta Pilkada serentak akhir 2015 ini. KPU akan tetap menggelar Pilkada serentak Desember 2015 nanti.

Anggota KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan tidak perlu lagi melakukan penambahan waktu untuk pendaftaran saat ini KPU ingin memberikan kepastian kepada daerah yang akan mengikuti Pilkada serentak.

"Yang penting kita bangun kepastian, jangan terus kita membuka-membuka pendaftaran tanpa memberikan kepastian. Karena proses ini sudah berjalan. Sementara yang di ujung sana sudah menunggu, yang tidak bisa digeser, tanggal 9 Desember. Kalau serentak, ya harus serentak," ujar Hadar di Kantornya, Jakarta, Rabu (11/8/2015).

Dia menambahkan, saat ini ada empat kota yang diundur Pilkadanya dari tahun ini menjadi 2017. Yaitu, Kota Mataram (NTB), Kabupaten Timor Tengah Utara (NTT), Kabupaten Blitar (Jawa Timur) dan Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat).

Pengunduran pilkada ini dilakukan lantaran hanya satu pasangan calon yang mendaftar. Meski KPU memberikan penambahan waktu pendaftaran, tapi jumlah pendaftar tidak bertambah.

"KPU sudah bekerja sesuai dengan peraturan, peraturannya mengatakan kalau ada (daerah) yang kurang dari dua (calon) untuk melakukan pertambahan (waktu pendaftaran), karena sudah (dilakukan pertambahan) ya sudah ditunda," ujarnya.

"Jadi tidak bisa diteruskkan lagi. Nanti kita baru lakukan lagi pada tahapan Pilkada 2017," sambung Hadar.

Saat ini, ada 265 kota yang dapat melangsungkan Pilkada pada 2014 dari total 269 provinsi/kabupaten/kota yang sedianya melakukan Pilkada tahun ini. KPU sempat menambah waktu pendaftaran di luar jadwal yang ada dalam peraturan KPU 12 tahun 2015 kepada tujuh daerah yang hanya diikuti satu pasangan calon.

Setelah penambahan itu, hanya tiga kota yang ada tambahan pasangan, yaitu Kota Surabaya (Jawa Timur), Kabupaten Pacitan (Jawa Timur), dan Kota Samarinda (Kalimantan Timur).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tunda Pilkada, Pengamanan 4 Daerah Ini Ditingkatkan

Tunda Pilkada, Pengamanan 4 Daerah Ini Ditingkatkan

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 12:12 WIB

Panas Jelang Pilkada, Kantor KPU Depok Dilempar Telur Busuk

Panas Jelang Pilkada, Kantor KPU Depok Dilempar Telur Busuk

News | Selasa, 11 Agustus 2015 | 21:50 WIB

Beda Waktu Pendaftaran, Penetapan Calon Pun Dilakukan Berbeda

Beda Waktu Pendaftaran, Penetapan Calon Pun Dilakukan Berbeda

News | Selasa, 11 Agustus 2015 | 19:48 WIB

Empat Daerah Tak Bisa Ikut Pilkada Serentak 2015

Empat Daerah Tak Bisa Ikut Pilkada Serentak 2015

News | Selasa, 11 Agustus 2015 | 18:57 WIB

Pilkada Timor Tengah Utara Tetap Calon Tunggal

Pilkada Timor Tengah Utara Tetap Calon Tunggal

News | Selasa, 11 Agustus 2015 | 17:34 WIB

Sindir Partai, Dua Sapi Didaftarkan Ikut Pilkada Kota Surabaya

Sindir Partai, Dua Sapi Didaftarkan Ikut Pilkada Kota Surabaya

News | Selasa, 11 Agustus 2015 | 16:35 WIB

Kapolda dan Kapolres Tak Paham UU Pilkada Bikin Kapolri Kesal

Kapolda dan Kapolres Tak Paham UU Pilkada Bikin Kapolri Kesal

News | Selasa, 11 Agustus 2015 | 16:02 WIB

Terkini

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

×