Array

Mesin Bor Bawah Tanah MRT Siap Dioperasikan September

Esti Utami Suara.Com
Rabu, 12 Agustus 2015 | 16:03 WIB
Mesin Bor Bawah Tanah MRT Siap Dioperasikan September
Penurunan mesin bor bawah tanah untuk pembangunan MRT, Selasa (11/8). (twitter/mrtjakarta)

PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta saat ini terus melakukan pekerjaan perakitan mesin bor atau Tunnel Boring Machine (TBM) secara intensif untuk pembangunan stasiun bawah tanah.

"Patung Pemuda Membangun akan menjadi lokasi perdana pengoperasian mesin bor bawah tanah proyek MRT Jakarta. Saat ini, perakitan TBM itu sedang dilakukan di lokasi tersebut," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Menurut Dono, pada Selasa (11/8/2015) telah diturunkan salah satu komponen penting dalam rangkaian mesin bor tersebut, yaitu komponen mata bor atau cutterhead di  lokasi Patung Pemuda Membangun.

"Proses penurunan cutterhead yang berbobot sekitar 34 ton itu turut disaksikan oleh Dewan Komisaris dan Direksi PT MRT Jakarta. Penurunan cutterhead ini melengkapi proses dari perakitan bagian kepala TBM," ujar Dono.

Dia menambahkan, terdapat beberapa komponen TBM yang sebelumnya telah dipasang, di antaranya body block dan motor house. Untuk tahapan selanjutnya, yakni penyelesaian pekerjaan perakitan mechanical and electrical (M/E) TBM serta fasilitas pendukung lainnya.

"Oleh karena itu, kami memohon dukungan dari masyarakat agar pembangunan proyek MRT dapat berlangsung dengan baik dan lancar hingga dapat selesai tepat waktu," ungkap Dono.

Mesin TBM memiliki diameter 6,7 meter dan total panjang sekitar 43 meter. Bobot secara keseluruhan mesin tersebut, mulai dari bagian kepala (cutterhead) hingga bagian akhir (backup cars) mencapai kurang lebih 323 ton.

Mesin itu menggunakan teknologi Earth Pressure Balance (EPB) pertama di Indonesia yang diproduksi oleh perusahaan Jepang bernama Japan Tunnel Systems Corporation (JTSC).

Nantinya, TBM akan melakukan pengeboran terowongan jalur bawah tanah MRT dengan kecepatan sekitar delapan meter per hari. Terowongan yang akan dihasilkan dari pengeboran tersebut memiliki lebar 6,05 meter. TBM pertama itu direncanakan akan mulai beroperasi pada September 2015. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI