Pakai Kekerasan, Istri Terduga Teroris yang Ditangkap Protes

Laban Laisila

Rabu, 12 Agustus 2015 | 22:52 WIB
Pakai Kekerasan, Istri Terduga Teroris yang Ditangkap Protes
Petugas kepolisian menyita barang bukti dalam penggerebekan terduga teroris di Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2015). [suara.com/Labib Zamani]

Suara.com - Keluarga terduga teroris yang dibekuk polisi di Kawasan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, diprotes karena aksi penangkapan disertai penganiayaan dan kekerasan.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Endro Sudarsono saat mendampingi istri dari terduga teroris, Sugiyanto (35), Eni Setiyowati (30) dan anaknya Alfandi (16), di Mapolresta Solo, Rabu (12/8/2015).

"Ada tiga orang yang ditangkap polisi, diantaranya Sugiyanto, Ibad dan Yus Karman. Dalam melakukan penangkapan ini mereka (polisi) tidak profesional. Soalnya dari keterangan warga sekitar pada saat penangkapan dilakukan penganiayaan. Jadi kita sangat menyayangkan kenapa harus ada kekerasan," kata Endro.

 Menurut Endro, Sugiyanto ditangkap di sekitar SDN Mojo Semanggi. Sugiyanto ditangkap seusai menjalankan salat Dzuhur.

 Sementara Yus Karman ditangkap pada saat membawa gas elpiji dengan cara ditabrak. Yus Karman jatuh dan ditangkap oleh tiga orang yang mengaku anggota polisi. Sebelum ditangkap sempat dipukul.

"Kedatangan kita ke sini adalah untuk mempertanyakan terkait surat perintah penangkapan yang dilakukan polisi. Selain itu juga mempertanyakan kondisi dan nasib Sugiyanto dan Yus Karman," terang Endro.

Dia menambahkan, Sugiyanto pernah bekerja di bengkel. Namun, karena tidak begitu ramai memutuskan untuk bekerja sebagai penjual tahu bakso di kawasan yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Yus Karman sendiri bekerjaannya adalah penjual gas elpiji.

Kedatanganan keluarga Sugiyanto dan perwakilan LUIS ditemui secara langsung oleh Wakasat Intelkam Polresta Solo, AKP Bowo Haryanto.

Mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ahmad Luthfi, Bowo mengatakan, penangkapan terduga teroris tersebut langsung ditangani oleh Mabes Polri. Sehingga pihaknya tidak mengetahui latar belakang terkait penangkapan.

"Ini (penangkapan) langsung ditangi oleh Mabes Polri. Jadi kita tidak tahu-menahu motif penangkapan itu," kata Bowo. (Labib Zamani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Sita Bendera Hitam Saat Gerebek Terduga Teroris di Solo

Polisi Sita Bendera Hitam Saat Gerebek Terduga Teroris di Solo

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 19:52 WIB

Ayah dari Bayi Palestina yang Tewas Terbakar Juga Meninggal

Ayah dari Bayi Palestina yang Tewas Terbakar Juga Meninggal

News | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 13:50 WIB

Anak Korban 9/11 Dapat Kompensasi 1 Juta Dolar AS

Anak Korban 9/11 Dapat Kompensasi 1 Juta Dolar AS

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 06:00 WIB

Penangkapan Terduga Teroris di Solo

Penangkapan Terduga Teroris di Solo

Foto | Rabu, 24 Desember 2014 | 11:15 WIB

Terkini

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Video | Rabu, 04 November 2026 | 20:00 WIB

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:57 WIB

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:55 WIB

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:53 WIB

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:49 WIB

Wamensos Dorong Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan, KPM Graduasi Tak Kembali Miskin

Wamensos Dorong Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan, KPM Graduasi Tak Kembali Miskin

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:48 WIB

Cara Membuat KK Baru Setelah Menikah dengan Mudah

Cara Membuat KK Baru Setelah Menikah dengan Mudah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 19:45 WIB

November Rain Guns N' Roses: Kenangan, Cinta, dan Kehilangan

November Rain Guns N' Roses: Kenangan, Cinta, dan Kehilangan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:45 WIB

×