10 Perempuan Pembunuh Berantai Sepanjang Sejarah Manusia

Laban Laisila

Jum'at, 14 Agustus 2015 | 07:00 WIB
10 Perempuan Pembunuh Berantai Sepanjang Sejarah Manusia
Ilustrasi pembunuhan [shutterstock]

Suara.com - Tindakan perempuan pembunuha ini tak terbayangkan sadisnya dan hobi menjadi pembunuh berantai serta menikmati penyiksaan. Berikut 10 perempuan sadis sebagai pembunuh berantai sepanjang sejarah manusia.

1.Irma Ida Ilse Grese

Irma Ida Ilse Grese  dijuluki sebagai the Beast dari Belsen", "The Beautiful Beast", dan "Die Hyäne von Auschwitz”. Perempuan yang lahir pada 7 Oktober 1923 di Mecklenburg Strelitz, Jerman ini ditugaskan di amp konsentrasi Nazi Ravensbrück dan Auschwitz, dan merupakan sipir bagian perempuan Bergen-Belsen.

Dia dihukum karena kejahatan terhadap kemanusiaan di Belsen Trial dan dijatuhi hukuman mati. Irma mencintai kegiatan menyiksa dan mengenakan sepatu bot yang berat sebagai kebiasaan. Dia juga membawa pistol untuk memfasilitasi berbagai keperluan nya. Dieksekusi  di umur 22 tahun pada 13 Desember 1945.

2. Myra Hindley

Lahir pada tahun 1942, Myra Hindley adalah pelaku pembunuhan berantai dari Inggris. Bersama pasangannya, Ian Brady, dia melakukan perkosaan dan pembunuhan terhadap lima bocah. Dia juga bertanggung jawab atas penculikan, pelecehan seksual, penyiksaan dan pembunuhan tiga anak di bawah usia dua belas dan dua remaja, berusia 16 dan 17.

Aksi gilanya ini dilaporkan oleh saudara iparnya. Dia mengaku bersalah hanya atas tiga pembunuhan dan dipenjara seumur hidup. Myra mati dipenjara pada 2002 lalu.

3. Isabella dari Castile

Isabella adalah dijuluki sebagai Ratu Kastilia yang lahir pada tahun 1451 dan meninggal pada 1504. Dia dan suaminya, Ferdinand II dari Aragon, menjadi dasar bagi penyatuan Spanyol.  Isabella dan Ferdinand dikenal karena melakukan  Reconquista, ‘mengasingkan’ para Muslim dan Yahudi.

Dia juga yang menyetujui membiayai Christopher Columbus pada 1492 berkeliling dunia hingga menemukan Benua Amerika.

4. Beverly Allitt

Beverley Gail Allitt dijulukis sebagai malaikat maut pembunuh berantai Inggris dan salah satu dari 10 perempuan paling jahat. Dia dihukum karena membunuh empat anak, mencoba untuk membunuh tiga anak lainnya.

Kejahatan dilakukan selama 59 hari, antara Februari dan April 1991 di bangsal anak-anak di Grantham dan Rumah Sakit Kesteven, Lincolnshire, di mana Allitt dipekerjakan sebagai perawat. Dia menyuntikan insulin dengan dosis berlebih kepada para korban.

Pada Mei 1993 dia divonis hukuman seumur hidup atas 13 kejahatan. Dia ditahan di Rampton Rumah Sakit Aman di Nottinghamshire.

5. Ratu Mary I dari Inggris

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perempuan Ini Ditenggelamkan ke Empang karena Menagih Utang

Perempuan Ini Ditenggelamkan ke Empang karena Menagih Utang

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 18:01 WIB

Ribut di SMS, ABG Ini Tewas Ditusuk di Kepala

Ribut di SMS, ABG Ini Tewas Ditusuk di Kepala

News | Rabu, 12 Agustus 2015 | 14:23 WIB

Terkini

Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang

Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi

Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi

Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10 WIB

15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan

15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan

Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK

Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta

Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna

Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir

Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:04 WIB

Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH

Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:55 WIB

×