Tiga Warga Yogya Stop Konvoi Moge, Ini Kata Polisi

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 16 Agustus 2015 | 06:38 WIB
Tiga Warga Yogya Stop Konvoi Moge, Ini Kata Polisi
Seorang warga Yogyakarta sedang bercakap-cakap dengan polisi setelah menghentikan konvoi moge di simpang empat Condong Catur. (Suara.com/Wita Ayodyaputri)

Suara.com - Elanto Wijoyono, Andika, dan seorang warga Yogyakarta lainnya, hari Sabtu (15/8/2015) sore melakukan aksi yang menarik perhatian warga sekitar perempatan Condong Catur, Yogyakarta. Ketiganya nekat menghentikan laju konvoi motor gede atau moge yang hendak menerobos lampu merah di kawasan tersebut.

Elanto mengatakan, konvoi moge tersebut sudah sering kali mengganggu kenyamanan warga dalam berkendara terutama dengan penggunaan patwal atau voorijder untuk pengawalan konvoi. Kesannya, moge mendapat prioritas dan sering kali justru menyebabkan kemacetan lalu lintas.

"Sudah kali ke sekian di Jogja ada konvoi Harley, masalahnya ada penggunaan patwal sebagaimana warga memandang fungsi patwal untuk darurat negara, tetapi nyatanya untuk mengawal rombongan tidak penting. Penting atau tidak, moge cenderung menggangu lalu lintas tapi dibiarkan," kata Elanto Wijoyono.

Senada dengan Elanto Wijoyono, Andika juga mengatakan moge yang melakukan konvoi banyak yang melanggar lalu lintas. Namun, imbuhnya, ini justru dibiarkan saja dan dengan pengawalan vooreder justru mendapatkan prioritas di jalan.

"Itu kan ada banyak pelanggarannya, seperti penggunaan helm yang tidak standar, penggunaan sirine, plat nomor yang tidak sesuai, tapi justru dibiarkan oleh pihak kepolisian dan tidak ditindak tegas," kata Andika.

Sementara itu, Humas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Ani Pujiastuti saat dikonfirmasi mengatakan, jika konvoi dalam bentuk banyak memang seharusnya mendapat pengawalan agar lebih tertib.

"Kalau itu konvoi dalam bentuk banyak kan harus tetap dikawal, karena dengan pengawalan itu mereka malah jadi tertib," kata Ani Pujiastuti.

Ani juga mengatakan bahwa tindakan tiga orang yang menghentikan jalannya konvoi moge di perempatan Condong Catur tersebut tidak tepat karena konvoi moge dengan pengawalan vooreder seharusnya mendapat prioritas bahkan saat lampu merah menyala seharusnya tetap jalan dan tidak boleh berhenti.

"Kalau ada ada pengawalan itu ada diskresi kepolisian di mana lampu lalu lintas itu merah dia tetap harus jalan dan gak boleh putus, jadi tiga orang tadi tahu-tahu berhentikan itu tidak boleh karena tidak boleh putus," kata Any Pujiastusi.

Kendati demikian Ani juga menegaskan bahwa meskipun moge mendapat pengawalan namun moge tetap harus mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku.

"Kalau soal peraturan tertib lalu lintas mereka tetap harus tertib aturan lalu lintas," kata Any Pujiastuti. (Wita Ayodhyaputri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanpa Helm Kendarai Moge 300 Kg, Sebuas Apa Moge Harley Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan?

Tanpa Helm Kendarai Moge 300 Kg, Sebuas Apa Moge Harley Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan?

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 12:41 WIB

Berburu Moge di Kejagung, Beli Harley Mewah Gak Bikin Kantong Murung

Berburu Moge di Kejagung, Beli Harley Mewah Gak Bikin Kantong Murung

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 15:05 WIB

Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix

Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 19:20 WIB

Kawasaki KLE 500, Moge Adventure Murah Siap Bikin Pabrikan Lain Ketar-ketir

Kawasaki KLE 500, Moge Adventure Murah Siap Bikin Pabrikan Lain Ketar-ketir

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:25 WIB

Tampilan Baru Ducati Monster Sport Hadir dengan Warna Ikonik Legenda S4

Tampilan Baru Ducati Monster Sport Hadir dengan Warna Ikonik Legenda S4

Otomotif | Senin, 16 Maret 2026 | 13:15 WIB

Terpopuler: Fakta Tragis Kecelakaan Moge Bos Rokok HS, 7 Tanda Kampas Rem Motor Wajib Diganti

Terpopuler: Fakta Tragis Kecelakaan Moge Bos Rokok HS, 7 Tanda Kampas Rem Motor Wajib Diganti

Otomotif | Selasa, 03 Maret 2026 | 06:50 WIB

Tragedi Tragis  Bos Rokok di Kulon Progo, Seberapa Buas Mesin Harley Davidson yang Dikendarainya?

Tragedi Tragis Bos Rokok di Kulon Progo, Seberapa Buas Mesin Harley Davidson yang Dikendarainya?

Otomotif | Senin, 02 Maret 2026 | 16:26 WIB

6 Fakta Tragis Kecelakaan Moge Harley-Davidson di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal Dunia

6 Fakta Tragis Kecelakaan Moge Harley-Davidson di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal Dunia

Otomotif | Senin, 02 Maret 2026 | 11:45 WIB

Bikin Tetangga Iri Pas Lebaran, Ini 3 Pilihan Motor Sport Seken yang Ramah Buat Pemula

Bikin Tetangga Iri Pas Lebaran, Ini 3 Pilihan Motor Sport Seken yang Ramah Buat Pemula

Otomotif | Selasa, 24 Februari 2026 | 08:30 WIB

Terpopuler: Keunggulan Toyota Etios Valco 2015 Bekas, Pajak Moge Dedi Mulyadi

Terpopuler: Keunggulan Toyota Etios Valco 2015 Bekas, Pajak Moge Dedi Mulyadi

Otomotif | Kamis, 19 Februari 2026 | 06:55 WIB

Terkini

Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!

Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:51 WIB

Thaksin Shinawatra Hirup Udara Bebas, Politik Thailand Kembali Memanas

Thaksin Shinawatra Hirup Udara Bebas, Politik Thailand Kembali Memanas

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:42 WIB

Nadiem Makarim Akui Sempat Pendarahan hingga Dirawat di RS

Nadiem Makarim Akui Sempat Pendarahan hingga Dirawat di RS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:35 WIB

Hadiri Sidang Nadiem Makarim, Rocky Gerung: Jaksa Pintar, Tapi Kelelahan

Hadiri Sidang Nadiem Makarim, Rocky Gerung: Jaksa Pintar, Tapi Kelelahan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:33 WIB

Wamensos Dorong Bandar Lampung Bentuk Kampung Siaga Bencana dan Perkuat DTSEN

Wamensos Dorong Bandar Lampung Bentuk Kampung Siaga Bencana dan Perkuat DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:26 WIB

Donald Trump: Saya Tidak Suka Surat dari Iran!

Donald Trump: Saya Tidak Suka Surat dari Iran!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:25 WIB

Purnawirawan Jenderal Semprot Dandim Ternate: Pembubaran Nobar 'Pesta Babi' Langgar Konstitusi!

Purnawirawan Jenderal Semprot Dandim Ternate: Pembubaran Nobar 'Pesta Babi' Langgar Konstitusi!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:24 WIB

Iran Bersumpah Tidak Akan Tunduk pada Tekanan Amerika Serikat, Harga Minyak Makin Runyam

Iran Bersumpah Tidak Akan Tunduk pada Tekanan Amerika Serikat, Harga Minyak Makin Runyam

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:14 WIB

Buntut Potongan Video JK, Jubir Ormas Islam Sebut Ada Unsur Pidana dan Niat Jahat Ade Armando dkk

Buntut Potongan Video JK, Jubir Ormas Islam Sebut Ada Unsur Pidana dan Niat Jahat Ade Armando dkk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:14 WIB

Cuma Rp50 Ribu Per Hari, Polisi Ungkap Rahasia di Balik Penitipan Bayi Ilegal di Sleman

Cuma Rp50 Ribu Per Hari, Polisi Ungkap Rahasia di Balik Penitipan Bayi Ilegal di Sleman

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:12 WIB