Isi Telepon Tri Rismaharini ke Megawati Soal Pilkada Surabaya

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2015 | 16:05 WIB
Isi Telepon Tri Rismaharini ke Megawati Soal Pilkada Surabaya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sempat mengungkapkan keluhannya kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal Pilkada serentak. Terutama di Kota Surabaya yang hanya 1 pasangan calon.

Risma mengeluh kepada Mega jika Pilkada harus diundur 2017. Curhat itu disampaikan lewat sambungan telepon.

"Contohnya Surabaya, Risma telepon saya menanyakan bagaimana jika tak ada lawan dan harus tunggu 2017. Saya bilang harus taat aturan, meski itu aturan apa itu," Megawati di DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2015).

Megawati menilai aturan yang dibuat KPU kurang bagus. Sebab apabila dalam satu daerah tidak ada lawannya saat Pilkada, maka pemilihannya tersebut akan ditunda pada tahun 2017 mendatang.

"Aturan itu ada dua, aturan bener dan ada yang dibuat buat. Aturan apa itu karena mengapa korbankan kepentingan rakyat hanya karena gengsi tak bisa buat sebuah solusi," jelas Megawati.

Presiden RI kelima itu menyebutkan dampak dari penundaan Pilkada serentak itu akan mengganggu pelayanan publik. Sebab daerah harus menunjuk pejabat pelaksana tugas kepala daerah. Di sisi lain Plt tidak mempunyai kewenangan pengambilan kebijakan.

"Saya prihatin lihat situasi negeri kenapa persoalan substansial nuansanya dikalahkan hal teknis. Itu yang sampai hari ini saya prihatin, yang harusnya gampang jadi rumit. Saya geleng-geleng kepala, saya tanya KPU lalu bagaimana jika harus Plt karena Plt tak bisa tandatangan hal yang sangat strategis dan urgent," kata Megawati.

Ke depan, Megawati menyarankan kepada lembaga yang menyelenggarakan pemilihan umum tersebut untuk bisa membuat peraturan yang lebih jerih.

"Pertanyaan saya, jika 2017 tetap tak ada lawan masa harus tunggu lagi? Kalau kita ikut aturan rumit akan seperti itu. Coba saja. Penyelenggeara Pemilu harus pikirkan dengan jernih" tegas Megawati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Megawati Curhat Pernyataannya Dipelintir Wartawan

Megawati Curhat Pernyataannya Dipelintir Wartawan

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 15:22 WIB

Megawati: Keputusan Pilkada Serentak Terburu-buru

Megawati: Keputusan Pilkada Serentak Terburu-buru

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 14:35 WIB

Ekonomi Melemah, Megawati Minta Kader PDIP Tetap Dukung Jokowi

Ekonomi Melemah, Megawati Minta Kader PDIP Tetap Dukung Jokowi

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 14:01 WIB

Megawati Akan Lantik Bapilu dan Saksi Pilkada dari PDIP

Megawati Akan Lantik Bapilu dan Saksi Pilkada dari PDIP

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 10:28 WIB

JK: Megawati Tidak Pernah Bilang Bubarkan KPK

JK: Megawati Tidak Pernah Bilang Bubarkan KPK

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 13:29 WIB

Dukung Megawati, Politisi PPP Minta Jokowi Tinjau Lembaga Ad hoc

Dukung Megawati, Politisi PPP Minta Jokowi Tinjau Lembaga Ad hoc

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 12:57 WIB

Mega Diberitakan Setuju KPK Dibubarkan, FPDIP Siapkan Somasi

Mega Diberitakan Setuju KPK Dibubarkan, FPDIP Siapkan Somasi

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 09:03 WIB

Fahri Hamzah: Alhamdulillah, Megawati Usul KPK Dibubarkan

Fahri Hamzah: Alhamdulillah, Megawati Usul KPK Dibubarkan

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 18:43 WIB

Megawati Sebut KPK Bisa Dibubarkan, Ini Tanggapan Pimpinan KPK

Megawati Sebut KPK Bisa Dibubarkan, Ini Tanggapan Pimpinan KPK

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 15:03 WIB

Gara-gara Bicara KPK Bisa Dibubarkan, Megawati Di-Bully di Medsos

Gara-gara Bicara KPK Bisa Dibubarkan, Megawati Di-Bully di Medsos

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 14:56 WIB

Terkini

101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana

101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:29 WIB

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17 WIB

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:35 WIB

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:57 WIB

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:52 WIB

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:45 WIB

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:32 WIB

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:25 WIB

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:24 WIB

Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar

Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:18 WIB