Malaysia Akan Libatkan Militer 'Lawan' Kelompok Anti Pemerintah

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 28 Agustus 2015 | 14:04 WIB
Malaysia Akan Libatkan Militer 'Lawan' Kelompok Anti Pemerintah
Tetara Malaysia. (Reuters)

Suara.com - Pemerintah Malaysia tidak main-main soal ancaman blokir situs-situs yang mengeluarkan proaganda anti pemerintah. Pemblokiran itu benar-benar terajadi.

Salah satu situs yang diblokir milik kelompok pro-demokrasi, Bersih yang kencang menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Najib Razak atas tuduhan korupsi. Salah satunya tuduhan terlibat skandal 1MDB dan sumbangan multi-juta dolar yang dikirim ke rekening pribadinya.

www.bersih.org tidak dapat diakses di Malaysia sejak Jumat hari ini. Sehari sebelumnya pemerintah sudah memblokir situs-situs yang menyebarkan 'kebencian' terhadap Najib. Berwenang Kuala Lumpur telah menolak izin aplikasi Bersih.

Surat kabar Star mengabarkan pemerintah akan menggunakan angkatan bersenjata jika pemerintah mengumumkan keadaan darurat. Sementara saat ini perekonomian Malaysia tengah jatuh dengan keadaan kepecayaan publik yang menurun.

Sebelumnya masyarakat sipil Malaysia mengancam akan demo besar-besaran di Kuala Lumpur. Akan ada banyak jalan yang ditutup. Ribuan demonstran berbaju kuning akan berkumpul di 5 titik di kota itu, Sabtu besok.

Najib pun tidak terima dengan aksi demo itu. Sebab berdekatan dengan HUT Malaysia, 31 Agustus.

"Mungkin ada perbedaan pendapat dan keyakinan di antara kita, tapi Hari Nasional tidak boleh dijadikan panggung untuk urusan sengketa politik," kata Najib dalam sebuah posting blog. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, Malaysia Usir 77 TKI Ilegal ke Nunukan

Lagi, Malaysia Usir 77 TKI Ilegal ke Nunukan

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 03:14 WIB

Indonesia-Malaysia Bentuk Tim Khusus Perangi Perampokan di Laut

Indonesia-Malaysia Bentuk Tim Khusus Perangi Perampokan di Laut

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 16:50 WIB

Keluarga WNI yang Tewas Tertembak di Malaysia Mengadu ke LBH

Keluarga WNI yang Tewas Tertembak di Malaysia Mengadu ke LBH

News | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 01:21 WIB

Nilai Ringgit Malaysia Terendah Sejak 1998

Nilai Ringgit Malaysia Terendah Sejak 1998

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2015 | 15:33 WIB

Serpihan Diduga Jendela Pesawat MH370 Ditemukan di Pulau Reunion

Serpihan Diduga Jendela Pesawat MH370 Ditemukan di Pulau Reunion

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 06:29 WIB

Pencarian MH370, Tiga Botol Minuman Ditemukan di Pulau Reunion

Pencarian MH370, Tiga Botol Minuman Ditemukan di Pulau Reunion

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 06:10 WIB

Pintu Pesawat Ditemukan di Reunion, Puing Kedua MH370?

Pintu Pesawat Ditemukan di Reunion, Puing Kedua MH370?

News | Minggu, 02 Agustus 2015 | 17:56 WIB

Boeing: Puing Temuan di Pulau Reunion Mirip Dengan Bagian Pesawat

Boeing: Puing Temuan di Pulau Reunion Mirip Dengan Bagian Pesawat

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 08:02 WIB

Selidiki Puing yang Diduga MH370, Malaysia Kirim Tim ke Reunion

Selidiki Puing yang Diduga MH370, Malaysia Kirim Tim ke Reunion

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 06:28 WIB

Potongan Sayap Pesawat di Pulau Reunion Diyakini Milik MH370

Potongan Sayap Pesawat di Pulau Reunion Diyakini Milik MH370

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 06:25 WIB

Terkini

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:14 WIB

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:11 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:03 WIB

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB