Cuaca Buruk Masih Terjadi di Selat Sunda

Ardi Mandiri | Suara.com

Sabtu, 29 Agustus 2015 | 17:38 WIB
Cuaca Buruk Masih Terjadi di Selat Sunda
ID-1004417

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperingatkan pada Sabtu (29/8/2015) hingga Minggu (30/8) pagi, kondisi cuaca buruk masih terjadi di wilayah perairan Selat Sunda bagian selatan.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Lampung, Agustinus Setyo Nugroho, di Bandarlampung, Sabtu, menyampaikan prakiraan tinggi gelombang di perairan Selat Sunda itu maksimum mencapai 3,0--5,0 meter.

Ia menyampaikan prakiraan kondisi cuaca buruk juga terjadi di perairan Lampung, yakni Samudra Hindia barat Lampung dengan tinggi gelombang maksimum 3,0--5,0 meter.

Kondisi cuaca buruk juga berpeluang terjadi di perairan Selat Sunda bagian utara dan perairan Pantai Barat Lampung dengan tinggi gelombang 2,5--3,5 meter.

Menurutnya, kondisi perairan Selat Sunda bagian selatan, angin berembus dari tenggara dengan kecepatan 15--25 knot, cuaca berawan, tinggi gelombang antara 1,5-2,5 meter, dan tinggi gelombang maksimum 3,0--5,0 meter.

Kondisi perairan Samudra Hindia barat Lampung angin berembus dari tenggara dengan kecepatan 15--25 knot, cuaca berawan, tinggi gelombang 1,25--2,0 meter dan tinggi maksimum 3,0--5,0 meter.

Ia menyebutkan, kondisi cuaca di perairan Pantai Barat Lampung diperkirakan berawan, tinggi gelombang 1,5--2,5 meter dan tinggi gelombang maksimum 2,5--3,5 meter, angin berembus dari tenggara dengan kecepatan 15--25 knot.

Informasi cuaca di perairan Pantai Timur Lampung, angin berembus dari timur laut ke tenggara dengan kecepatan 05--15 knot, cuaca berawan, tinggi gelombang 0,75--1,5 meter, dan tinggi gelombang maksimum 1,5--2,5 meter.

Pada perairan Selat Sunda bagian utara (Merak-Bakauheni) tinggi gelombang mencapai 1,25--2,0 meter, maksimum 2,5--3,5 meter, angin berembus dari tenggara dengan kecepatan 10--20 knot, dan cuaca berawan.

Sedangkan keadaan cuaca umumnya diperkirakan berawan di seluruh wilayah perairan Lampung.

Angin di atas wilayah perairan Indonesia, di utara Khatulistiwa umumnya bertiup dari tenggara sampai barat daya, dan di selatan Khatulistiwa umumnya bertiup dari arah timur sampai selatan dengan kecepatan angin berkisar tiga sampai 25 knot.

Prakiraan cuaca dan gelombang laut itu berlaku 24 jam, mulai 29 Agustus pukul 07.00 WIB hingga 30 Agustus 2015 pukul 07.00 WIB. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemudik Jalur Selatan Jawa Diminta Waspada Longsor

Pemudik Jalur Selatan Jawa Diminta Waspada Longsor

News | Jum'at, 25 Juli 2014 | 19:45 WIB

Terkini

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:53 WIB

WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN

WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:39 WIB