SBY Minta Para Calon Kepala Daerah Atasi Gejolak Ekonomi

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Minggu, 30 Agustus 2015 | 11:35 WIB
SBY Minta Para Calon Kepala Daerah Atasi Gejolak Ekonomi
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. (Antara/Yudhi Mahatma)

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono meminta calon kepala yang diusung partainya bisa mengatasi gejolak ekonomi di daerah.

"Kita ketahui ekonomi yang tertekan berpengaruh ke kehidupan rakyat. (Calon kepala daerah yang diusung Demokrat) ikut memikirkan dan berkontribusi dalam mengatasi gejolak ekonomi di daerah," katanya di Cipanas, Minggu.

Hal tersebut dikatakan SBY dalam pembekalan pendidikan kader menghadapi pilkada 2015 di Cipanas, Jawa Barat.

SBY meminta kepada calon kepala daerah tersebut dalam kampanyenya harus menjelaskan bagaimana cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah, stabilisasi harga, dan cegah peningkatan angka kemiskinan.

Menurut dia, rakyat akan senang jika calon kepala daerah memiliki kepedulian tinggi atas kondisi ekonomi dan kesejahteraan rakyat serta memiliki soluai dan langkah nyata.

"Bukan hanya menang dalam pilkada namun berhasil mengemban tugas. Kalau menang, yang diuntungkan adalah rakyat," ujarnya.

Dia mengatakan Demokrat bekerja sama dengan parpol lain di pilkada, bukan menjadi halangan sama sekali. SBY yakin kerja sama dan kemitraan antara Demokrat dan partai lain bisa berjalan baik.

"Saya memiliki falsafah bahwa parpol penting namun kepentingan bangsa dan negara lebih penting. Kita harus dan dapat bekerja sekuat tenaga untuk memenuhi harapan dan kepentingan rakyat," katanya.

Presiden keenam RI tersebut berpesan kepada calon dari incumben untuk tidak menganggap enteng kompetitor.

Dia mencontohkan saat dirinya bertarung di Pemilu Presiden 2009, meskipun banyak survei menilai dirinya memperoleh suara 70 persen namun tidak menganggap ringan kompetitor.

"Saudara ingin menang namun tidak datang dari langit, harus punya perencanaan dan persiapan yang baik dan dilaksakana secara sungguh-sungguh," katanya.

Sebelumnya, sebanyak 232 pasangan calon kepala daerah hadir untuk mendengarkan arahan dari SBY. 238 pasangan calon itu berasal dari kader Demokrat dan dari parpol lain, terdiri dari 123 orang kader dari Demokrat. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY: Rakyat Cemas Indonesia Diterpa Krisis Ekonomi

SBY: Rakyat Cemas Indonesia Diterpa Krisis Ekonomi

News | Sabtu, 29 Agustus 2015 | 03:06 WIB

Terkini

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB