Bantah Dapat Jabatan, Ini Alasan PAN Dukung Pemerintahan Jokowi

Laban Laisila | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 02 September 2015 | 17:19 WIB
Bantah Dapat Jabatan, Ini Alasan PAN Dukung Pemerintahan Jokowi
PAN Gabung Koalisi Pro Pemerintah. [Antara]

Suara.com - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menegaskan tidak ada bergaining politik atas dukungan PAN buat pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK).

Dia membantah jika disebut pergeseran dukungan PAN, yang tadinya berada di barisan Koalisi Indonesia Hebat (KIH), lantaran jatah menteri atau lainnya.

"Tidak ada praktik politik praktis di situ," kata Zulkifli di DPR, Jakarta, Rabu (3/9/2015).

Namun dia tidak akan menolak jika memang ada kader PAN yang membantu pemerintahan.

"Kalau jabatan itu kan urusan presiden lah ya. Sudahlah tidak perlu berandai-berandai, jabatan itu kan amanat saja. Itu urusan presiden," tuturnya.

Zulkifli beralasan, perpindahan dukungan ini lantaran PAN sadar dengan kondisi bangsa saat ini, di mana situasi ekonomi semakin berat dan politik memanas.

"Jadi dua sendi negara, kekuatan di negara itu kan ekonomi dan politik. Jadi kalau negara kuat, tangguh, kompak, insya Allah kesulitan seberat apapun bisa kita hadapi," ujarnya.

Dia menyatakan, pendiri PAN Amien Rais pun sudah mengetahui langkah politik ini. Amien, kata Zulkifli juga sudah merestui hal ini.

"Pak Amien yang penting tidak boleh terusik NKRI, jadi kalau Pak Amin melihat NKRI terganggu, Pak Amien bersedia melakukan apa saja, boleh apapun asal NKRI aman, kehadiran partai dirasakan rakyat, keberpihakan terhadap bangsa dan negara dinomor satukan. Itu cita-cita PAN yang disebut politik kebangsaan," terangnya.

Dengan bergabungnya PAN ke pemerintah ini, Zulkifli yakin bisa membantu untuk meringankan masalah ekonomi dan politik yang meruncing belakangan ini.

"Dengan begini sinyal kuat bagi pelaku usaha, investor, bahwa kita kompak, solid, kuat. Mudah-mudahan ini merupakan sinyal baik bahwa kita solid. Sehingga orang mau lagi membangun di sini, investasi di sini. Tekanan terhadap rupiah berkurang. Dan ekonomi tumbuh kembali. itulah parpol dirasakan kehadirannya oleh rakyat," terang Zulkifli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PAN Masuk Barisan KIH, Ini Tanggapan Fraksi PDI Perjuangan

PAN Masuk Barisan KIH, Ini Tanggapan Fraksi PDI Perjuangan

News | Rabu, 02 September 2015 | 16:22 WIB

Terkini

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB

Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump

Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:17 WIB

Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026

Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:09 WIB

Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi

Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:04 WIB

Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo

Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:58 WIB

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:10 WIB

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:38 WIB

Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?

Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 16:36 WIB

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:05 WIB