PDI Perjuangan Minta Jokowi Berikan Hadiah Koalisi ke PAN

Laban Laisila | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 03 September 2015 | 15:31 WIB
PDI Perjuangan Minta Jokowi Berikan Hadiah Koalisi ke PAN
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyampaikan dukungan ke Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9/2015). [Antara]

Suara.com - Wakil Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersedia memberikan timbal balik atas dukungan yang disampaikan Partai Amanat Nasional (PAN) kepada pemerintah.

"Ya, tentu saja berbicara tentang kerjasama politik, harus ada take and give. Ketika ada dukungan dari PAN, maka pemerintah juga memberikan dukungan ke PAN, bagaimana dukungannya? Presiden Jokowi selaku presiden yang tahu persis," ujar Basarah di DPR, Jakarta, Kamis (3/9/2015).

Basarah menyampaikan, dengan bertambahnya dukungan PAN kepada pemerintah, harapannya bisa memperlancar proses politik di DPR. Sebab, pada saat pemerintahan kekurangan dukungan dan  modal politik dari DPR.

"Modal politik awal Pilpres hanya empat parpol belum memenuhi 50+1 dari kursi parlemen, karena banyak kebijakan kita dalam pengambilan keputusan berbasiskan pada dukungan parlemen, jumlah minoritas itu membuat posisi politik pemerintah tidak solid di DPR," kata dia.

Kini, kata Basarah, Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan pemerintah tinggal menunggu konflik internal di PPP berakhir dan kembali solid mendukung pemerintah.

"Kita berharap PPP juga solid, segera menyelesaikan masalah internal dan PPP konsisten memberikan dukunganJokowi-JK. Ketika PPP solid, PAN bergabung, maka itu lebih 50+1," tambah Anggota Komisi III ini.

Dengan dukungan PAN kepada pemerintah, Basarah menerangkan Presiden Jokowi mendapatkan keuntungan. Yaitu, kuat di parlemen dan kuat di kabinet.

"Tapi mengenai kabinet itu hak prerogatif presiden. Kalau ada reshuffle lalu menambah kader PAN, maka diambil dari menteri non parpol.‎ Akan tetapi menteri parpol yang masuk itu harus memenuhi azas kompetensi, integritas dan lain-lain," ujar dia.

Selain PAN, Basarah juga sedang melakukan lobi dengan fraksi lain supaya bergabung dengan pemerintah. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PAN Pindah Gerbong, Desmond Mahesa: Ngapain Harus Izin Prabowo

PAN Pindah Gerbong, Desmond Mahesa: Ngapain Harus Izin Prabowo

News | Kamis, 03 September 2015 | 14:46 WIB

Restui Manuver Politik PAN, Amien Rais Mengklaim Tetap Konsisten

Restui Manuver Politik PAN, Amien Rais Mengklaim Tetap Konsisten

News | Kamis, 03 September 2015 | 14:14 WIB

Fadli Zon Sebut Dukungan PAN ke Jokowi Tak Perbaiki Ekonomi

Fadli Zon Sebut Dukungan PAN ke Jokowi Tak Perbaiki Ekonomi

News | Kamis, 03 September 2015 | 13:54 WIB

Ternyata Amien Rais Pernah Bujuk Prabowo dan Ical Dekati Jokowi

Ternyata Amien Rais Pernah Bujuk Prabowo dan Ical Dekati Jokowi

News | Kamis, 03 September 2015 | 13:40 WIB

Terkini

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB