Pengungsi Ini Ajak Anak Istri Berbaring di Atas Rel

Ruben Setiawan

Jum'at, 04 September 2015 | 08:22 WIB
Pengungsi Ini Ajak Anak Istri Berbaring di Atas Rel
Keluarga pengungsi asal Timur Tengah berbaring di atas rel stasiun Bicske, Hungaria. (Reuters/Laszlo Balogh)

Suara.com - Seorang lelaki mengajak istri dan anaknya yang masih balita berbaring di atas rel kereta di Stasiun Bicske, Hungaria. Si lelaki dan keluarganya adalah beberapa dari ratusan pengungsi yang terlibat bentrok dengan polisi anti huru-hara Hungaria.

Mereka menolak untuk berdiri dan dipindahkan dari stasiun. Para pengungsi dari Timur Tengah ini ingin naik kereta dan menuju Jerman, tujuan utama mereka.

Hungaria menjadi pintu masuk utama bagi para pengungsi Suriah yang berhasil mencapai Eropa melalui jalur darat melintasi kawasan Balkan. Berhari-hari lamanya, para pengungsi ini dilarang menaiki kereta tujuan Jerman melalui perbatasan Austria.

Meski pada akhirnya diperbolehkan naik dari Stasiun Kelati, Budapest, kereta para pengungsi tertahan di Bicske, sebuah kota di luar Budapest yang memiliki pusat pendataan imigran. Mereka diminta turun oleh petugas, namun mereka menolak dan bersikeras tetap berada di atas kereta.

Betapapun keras usaha mereka, para imigran kalah jumlah dari polisi. Aparat berhasil memaksa imigran di satu gerbong untuk keluar. Sementara itu, lima gerbong lainnya masih sesak berisi pengungsi yang bertekad untuk tak beranjak.

"Kami butuh air," kata seorang lelaki asal Suriah yang kepanasan di dalam kereta.

"Hargailah orang-orang yang ada di sini. Kami ingin pergi ke Jerman, bukan di sini," lanjutnya.

Uni Eropa 'Terpecah'

Sementara itu, Presiden Prancis Francois Hollande dan Kanselir Jerman Angela Merkel telah menyepakati mekanisme permanen dan wajib bagi negara-negara anggota Uni Eropa untuk menerima para pengungsi.

Jerman sendiri rencananya bakal menerima 800.000 pengungsi tahun ini. Tak hanya itu, Jerman juga sudah menganggarkan dana miliaran Euro untuk menjamin kesejahteraan mereka.

Rencana tersebut didukung oleh Austria. Lewat Menteri Luar Negerinya, Sebastian Kurz, Austria memandang krisis pengungsi ini sebagai masalah yang harus segera diatasi.

Namun, berbeda halnya dengan Inggris. Meski telah menerima pengajuan suaka sekitar 5.000 pengungsi Suriah yang berhasil mencapai pesisir pantai Inggris, Perdana Menteri David Cameron justru berseberangan dengan kebijakan yang diambil Uni Eropa.

"Menerima para pengungsi bukanlah solusi untuk menyelesaikan masalah," kata Cameron dalam sebuah wawancara televisi, Kamis (3/9/2015).

Demikian pula dengan beberapa negara Uni Eropa lainnya yang ternyata tak sepaham dengan Jerman dan Prancis. Salah satunya adalah Hungaria. Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban memandang krisis ini sebagai masalah Jerman semata, bukan Eropa secara keseluruhan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akhir Era Assad: Gelombang Kepulangan Pengungsi Suriah Dimulai

Akhir Era Assad: Gelombang Kepulangan Pengungsi Suriah Dimulai

Video | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 12:05 WIB

Era Baru Suriah? 81.000 Pengungsi di Turki Pilih Kembali ke Tanah Air

Era Baru Suriah? 81.000 Pengungsi di Turki Pilih Kembali ke Tanah Air

News | Kamis, 30 Januari 2025 | 07:05 WIB

Eksodus Pengungsi: 52 Ribu Warga Suriah Tinggalkan Yordania Menuju Suriah

Eksodus Pengungsi: 52 Ribu Warga Suriah Tinggalkan Yordania Menuju Suriah

News | Senin, 13 Januari 2025 | 11:55 WIB

Kondisi Aman di Suriah? 18.000 Pengungsi Pulang Kampung dari Yordania usai Assad Lengser

Kondisi Aman di Suriah? 18.000 Pengungsi Pulang Kampung dari Yordania usai Assad Lengser

News | Sabtu, 28 Desember 2024 | 02:50 WIB

Satu Juta Pengungsi Suriah Diprediksi Pulang Kampung di 2025, UNHCR Ingatkan Potensi Bahaya

Satu Juta Pengungsi Suriah Diprediksi Pulang Kampung di 2025, UNHCR Ingatkan Potensi Bahaya

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:06 WIB

Krisis Suriah: 880.000 Orang Mengungsi, Bendungan Rusak Ancam Jutaan Jiwa

Krisis Suriah: 880.000 Orang Mengungsi, Bendungan Rusak Ancam Jutaan Jiwa

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 02:45 WIB

TikTok Potong Komisi 70 Persen dari Donasi untuk Pengungsi Suriah

TikTok Potong Komisi 70 Persen dari Donasi untuk Pengungsi Suriah

Tekno | Senin, 17 Oktober 2022 | 17:12 WIB

Tiktok Ambil Uang 69 Persen dari Live Streaming Pengungsi Suriah

Tiktok Ambil Uang 69 Persen dari Live Streaming Pengungsi Suriah

Video | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 17:15 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×