Pimpinan Bertemu Donald Trump, Ini Tanggapan Anggota DPR

Laban Laisila | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 04 September 2015 | 12:25 WIB
Pimpinan Bertemu Donald Trump, Ini Tanggapan Anggota DPR
Capres AS dari Partai Republik Donald Trump dan Ketua DPR Setya Novanto di New York, AS, Kamis (3/9/2015). [Reuters/Lucas Jackson]

Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI, Ahmad Zainuddin menyatakan pertemuan antra pimpinan DPR dengan capres Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dinilai sebagai hal lumrah.

"Kalau mendatangi semua calon (presiden) oke saja," kata Zainuddin, ketika dikonfirmasi, Jumat (4/9/2015).

Meski demikian dia berharap keduanya tidak hanya mengunjungi salah satu calon saja. Pasalnya, menurut politikus PKS ini, partai yang bertarung dalam pemilihan presiden di AS itu juga memiliki masing-masing calon.

"Kalau cuman salah satu itu yang menjadi masalah. Kalau sekarang kan Demokrat dan Republik sudah ditentukan (calon presidennya) minimal mereka datangi," katanya.

Seperti diberitakan, Pimpinan DPR Setya Novanto dan Fadli Zon terekam kamera media-media televisi Amerika Serikat menghadiri acara sumpah kesetiaan kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, di New York, Amerika, Kamis waktu setempat (3/9/2015).

Dalam video yang menyebar viral di media sosial itu, Donald Trump bahkan sempat memperkenalkan Setya Novanto kepada media setempat di atas podium.

Sambil memegang bahu Setya yang mengenakan setelan jas warna hitam, Donald Trump mengenalkannya sebagai orang ‘hebat’

“Dia adalah orang hebat, seperti yang Anda tahu dia adalah anggota DPR Indonesia yang datang menemui saya Setya Novanto, salah seorang yang berkuasa dan menemui saya, dan kita akan melakukan hal besar untuk Amerika, apakah itu betul? ” tanya Donald Trump ke Setya Novanto dalam video yang juga tersebar di Youtube.

“Benar,” jawab Setya yang meresponnya dalam Bahasa Inggris.

Belum cukup sampai di situ, Donald Trump melanjutkan pertanyaannya.

“Apakah orang-orang Indonesia menyukai saya?” lanjut Donald Trump.

“Ya, terima kasih banyak,” kata Setya.

Dialog ini berlangsung pada akhir kata sambutan Donald Trump. Sementara  Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, juga tampak dalam video itu.

Fadli Zon, yang mengenakan setelan jas rapih dan berkacamata, berdiri tetap di barisan kedua di belakang Setya dan Donald Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Motif Setya Novanto Bertemu Donald Trump di AS Dipertanyakan

Motif Setya Novanto Bertemu Donald Trump di AS Dipertanyakan

News | Jum'at, 04 September 2015 | 12:15 WIB

Fadli Zon Sebut Dukungan PAN ke Jokowi Tak Perbaiki Ekonomi

Fadli Zon Sebut Dukungan PAN ke Jokowi Tak Perbaiki Ekonomi

News | Kamis, 03 September 2015 | 13:54 WIB

RUU PIHU Hadirkan Regulasi yang Lebih Komprehensif

RUU PIHU Hadirkan Regulasi yang Lebih Komprehensif

DPR | Kamis, 03 September 2015 | 13:01 WIB

Terkini

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:58 WIB

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:54 WIB

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:43 WIB

Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak

Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:34 WIB

Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku

Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:32 WIB

Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK

Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:27 WIB

Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi

Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:19 WIB