Dikaitkan Kasus SDA, Megawati Merasa Dijebak

Ardi Mandiri | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 09 September 2015 | 06:16 WIB
Dikaitkan Kasus SDA, Megawati Merasa Dijebak
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri (kanan) dan Wakil Gubernur DKI Djarot Syaiful Hidayat (kiri) tabur bunga saat ziarah di makam Presiden pertama Soekarno di Kelurahan Bendogerit, Blitar, Jawa Timur.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri merasa dijebak perihal namanya disebut-sebut menerima sisa kouta haji. Hal ini disampaikan Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari saat ditemui di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2015) malam.

"Ya saya memprihantikan bahwa, qoute and qoute kok Ibu (Megawati) dijebak begitu. Ya oleh prosedur nggak bener, kan nggak dikasih tahu kalau ini dananya belum tentu bener, pasti nggak ada yang mau berangkat," kata Eva.

Menurutnya Megawati saat itu tidak mengetahui apabila undangan untuk pergi haji yang diberikan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali itu memanfaatkan sisa kouta haji para calon jemaah. Pasalnya, kata dia, Mega juga sering diajak Suryadharma Ali untuk berangkat ke tanah suci.

"Ya bukan tahunya diundang, memang diundang. Dan itu normal, beberapa kali diundang," katanya.

Meski demikian, dia mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada persidangan soal penyebutan nama Mega yang diduga telah ikut serta dalam rombongan haji Suryadharma Ali.

"Tapi biarlah proses hukum yang membuktikan. Sebetulnya dananya itu seperti apa dan semua kita menghomati keputusan hakim seperti apa," katanya.

Seperti diberitakan, dalam nota keberatan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Suryadharma menyebut sejumlah tokoh menerima sisa kuota haji tahun 2012, di antaranya, Kiemas dan Megawati (50 orang), mantan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (70 orang), Amin Rais (10 orang), Karni Ilyas (dua orang), keluarga Suryadharma (enam orang), dan KPK (enam orang).

"Penggunaan sisa kuota yang tidak terserap itu sesuai dengan UU nomor 13/2008 dan peraturan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh tentang petunjuk Teknis Penggunaan Sisa Kuota Nasional," kata Suryadharma. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Megawati Dapat Kuota Haji SDA, Puan Tak Tahu

Megawati Dapat Kuota Haji SDA, Puan Tak Tahu

News | Selasa, 08 September 2015 | 18:40 WIB

Disebut Nikmati Kuota Haji, KPK Ingatkan SDA Jangan Bikin Gaduh

Disebut Nikmati Kuota Haji, KPK Ingatkan SDA Jangan Bikin Gaduh

News | Selasa, 08 September 2015 | 17:46 WIB

Johnson: Sambil Menyidik, Penyidik KPK Pakai Fasilitas Depag

Johnson: Sambil Menyidik, Penyidik KPK Pakai Fasilitas Depag

News | Selasa, 08 September 2015 | 17:18 WIB

Megawati Curhat Pernyataannya Dipelintir Wartawan

Megawati Curhat Pernyataannya Dipelintir Wartawan

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 15:22 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB