Kabut Asap, Jarak Pandang Kota Pekanbaru Hanya 100 Meter

Laban Laisila

Sabtu, 12 September 2015 | 09:32 WIB
Kabut Asap, Jarak Pandang Kota Pekanbaru Hanya 100 Meter
Kabut asap di kota Pekanbaru, Senin (27/7). (Antara/Rony Muharrman)

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru menyatakan kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan menyebabkan jarak pandang di ibu kota Provinsi Riau tersebut hanya sekitar 100 meter.

"Info visibility pada pukul 07.00 WIB, selain Pekanbaru, kabut asap tebal juga menyelimuti Rengat dan Pelalawan dengan jarak pandang sangat terbatas berkisar 100 meter," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin di Pekanbaru, Sabtu (12/9/2015).

Sementara itu, jarak pandang di Kota Dumai saat ini berada di kisaran 500 meter. Jarak pandang di sebagian provinsi Riau sendiri terpantau terus memburuk setelah sempat menghilang pasca hujan dua hari lalu.

Namun, sejak Jumat pagi (11/9/2015) kondisi asap kembali memburuk sehingga menyebabkan puluhan aktivitas penerbangan Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru lumpuh.

Akibat lumpuhnya aktivitas penerbangan membuat keberangkatan jamaah calon haji kloter 20 asal Pekanbaru dan Kampar menjadi tertunda sehingga memaksa jemaah untuk lewat jalur laut untuk menuju Batam.

Sementara itu, BMKG Pekanbaru merilis berdasarkan pencitraan satelit Terra dan Aqua pada pukul 05.00 WIB tercatat 14 titik panas di Riau yang tersebar di lima kabupaten yakni Kuantan Singingi, Siak dan Indragiri Hulu masing-masing satu titik.

Selanjutnya titik panas terbanyak terdeteksi di Kampar dengan delapan titik panas dan Pelalawan dengan tiga titik panas. Dari 14 titik panas, BMKG Pekanbaru memastikan lima diantaranya adalah titik api yang terdeteksi di Kampar dengan empat titik api dan Pelalawan satu titik api.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau menyatakan bahwa kabut asap yang terjadi di Riau merupakan kiriman dari Jambi dan Sumsel.

"Keberadaan titik panas atau titik api di Riau sangat minim sekali. Sementara jika kita lihat di Jambi terdapat 100 titik panas dan Sumsel sendiri 621 titik panas. Arah angin juga cenderung dari Selatan ke Utara. Artinya kita masih dapat "limpahan" asap dari sana," kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebakaran Hutan, Mabes Polri Tetapkan Tersangka dari Perusahaan

Kebakaran Hutan, Mabes Polri Tetapkan Tersangka dari Perusahaan

News | Jum'at, 11 September 2015 | 16:35 WIB

Palembang Nyatakan Asap Kebakaran Hutan Bahayakan Manusia

Palembang Nyatakan Asap Kebakaran Hutan Bahayakan Manusia

News | Jum'at, 11 September 2015 | 10:34 WIB

Kabut Asap Membuat Penerbangan di Kalteng Terhenti Sepekan

Kabut Asap Membuat Penerbangan di Kalteng Terhenti Sepekan

News | Jum'at, 11 September 2015 | 09:13 WIB

Biaya Plesiran DPRD Riau Jauh Lebih Tinggi dari Dana Kabut Asap

Biaya Plesiran DPRD Riau Jauh Lebih Tinggi dari Dana Kabut Asap

News | Jum'at, 11 September 2015 | 06:07 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×