- Dinas SDA DKI Jakarta memastikan jalan amblas di Jalan Cinta, Pulogadung disebabkan oleh retaknya tanggul Kali Sunter.
- Perbaikan permanen struktur tanggul dan badan jalan ditargetkan mulai dilaksanakan tahun ini.
- Pemerintah Kota Jakarta Timur telah memasang kayu dolken sebagai langkah darurat mencegah kerusakan jalan semakin parah.
Suara.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memastikan jalan amblas di Jalan Cinta, Pulogadung, Jakarta Timur, dipicu retaknya tanggul Kali Sunter. Pemerintah Provinsi DKI telah menyiapkan perbaikan permanen yang ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini.
Kepala Bidang Pengendalian Banjir dan Drainase Dinas SDA DKI Jakarta, Ericson Indra Pulungan, mengatakan penanganan tidak hanya sebatas memperbaiki badan jalan yang amblas, tetapi juga memperkuat struktur tanggul agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi.
"Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas SDA DKI Jakarta akan melakukan perbaikan perkuatan tanggul dan berkoordinasi dengan Kementerian PU melalui BBWSCC yang memiliki kewenangan pengelolaan Kali Sunter," ujar Ericson kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan penanganan menyeluruh karena kerusakan terjadi pada infrastruktur penahan sungai.
"Saat ini sedang tahapan persiapan penanganan untuk perbaikan tanggul secara permanen yang akan dilaksanakan tahun ini oleh Dinas SDA Jakarta," katanya.

Kerusakan di Jalan Cinta telah terjadi sejak Maret 2026. Ruas jalan sepanjang sekitar 100 meter itu terus mengalami penurunan hingga sebagian badan jalan amblas.
Kini, kemiringan jalan disebut mencapai sekitar 90 derajat sehingga hanya menyisakan ruang sempit yang masih dapat dilalui sepeda motor.
Sejumlah warga menduga amblasnya jalan dipicu aktivitas pengerukan sedimen Kali Sunter menggunakan alat berat yang beroperasi dari atas badan jalan, bukan dari dalam aliran sungai.
Sembari menunggu perbaikan permanen, Pemerintah Kota Jakarta Timur telah melakukan langkah darurat.
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan Sudin SDA memasang kayu dolken untuk menahan penurunan badan jalan agar tidak semakin parah.
"Kami sudah antisipasi. Sudah jauh-jauh hari dirapatkan," ungkap Munjirin.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga telah menginstruksikan Dinas SDA bersama Dinas Bina Marga untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan tersebut.