Oktober, Jawa Barat Bangun Bandara Internasional di Majalengka

Suwarjono

Minggu, 13 September 2015 | 11:51 WIB
Oktober, Jawa Barat Bangun Bandara Internasional di Majalengka
Ilustrasi Bandara

Suara.com - Jawa Barat segera memiliki bandara berskala internasional. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan peletakan batu pertama atau "ground breaking" Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, di Kabupaten Majalengka, direncanakan pada Oktober 2015.

"Memang sebelumnya kami dari Pemprov Jabar merencanakan 'ground breaking' Bandara Kertajati bulan September ini. Namun diundur karena masih menunggu kesepahaman dengan Angkasa Pura (AP) II dalam bentuk joint venture," kata Ahmad Heryawan, di Bandung, Minggu.

Menurutnya, proses kerja sama dua pihak atau lebih dalam sebuah kerja sama bisnis atau joint venture memang sedikit memakan waktu walaupun secara prinsip BIJB dan PT Angkasa Pura II (Persero) telah sepakat.

"Kami lebih memilih menunggu proses joint venture dengan Angkasa Pura II karena lebih enak kalau saat membangun BIJB atas nama berdua, berarti sudah ada kesepahaman antara BUMN dan BUMD," ujarnya.

Ia mengatakan, nantinya pengelolaan Bandara Kertajati akan dilakukan bersama manajemen yang mengoperasikan Bandara Husein Sastranegara Bandung sehingga proses manajemennya lebih mudah.

"Jika pengelolaannya satu manajemen kan lebih enak. Nanti tinggal dikelola, misalnya ketika hari pertama BIJB dioperasikan berapa penerbangan yang akan dilarikan ke sana kalau di Husein sudah padat. Katakanlah kalau mau menambah ritme atau penerbangan tentu sudah tak bisa di Bandara Husein lagi kan harus ke Kertajati" katanya.

Ia menuturkan tidak ada hambatan apapun terkait pembangunan Bandara Kertajati dan proses pembebasan lahan berlangsung lancar termasuk pembangunan sesi udara dan darat.

"Pembebasan lahan sekarang sudah 900 hektare, kalau di APBDP ada pembebasan lahan tentu akan mencapai seribu lebih," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik menuturkan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong percepatan pembangunan Bandara Kertajati.

"Pemerintah pusat menunjukkan komitmennya dengan menggelontorkan dana untuk pembangunan BIJB. Di tahun 2013 itu Rp130 miliar, 2014 membantu Rp85 miliar, tahun ini Rp185 miliar dan tahun depan Rp300 miliar," kata Dedi Taufik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Penerbangan Juanda Tertunda Akibat Gunung Lokon

Tiga Penerbangan Juanda Tertunda Akibat Gunung Lokon

News | Minggu, 30 Agustus 2015 | 14:33 WIB

Gunung Lokon Meletus, Bandara Sam Ratulangi Ditutup

Gunung Lokon Meletus, Bandara Sam Ratulangi Ditutup

News | Minggu, 30 Agustus 2015 | 07:36 WIB

India Punya Bandara Tenaga Surya Pertama di Dunia

India Punya Bandara Tenaga Surya Pertama di Dunia

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2015 | 16:59 WIB

Terkini

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 13:55 WIB

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 13:51 WIB

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:50 WIB

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:47 WIB

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:45 WIB

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

×