Array

Lawan Sistem Gojek, Pemkot Solo Libatkan Blogger

Siswanto Suara.Com
Minggu, 13 September 2015 | 16:46 WIB
Lawan Sistem Gojek, Pemkot Solo Libatkan Blogger
Supir Gojek ikut pelatihan Safety Riding di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Rabu (8/7/2015). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pemerintah Kota Solo akan melakukan berbagai cara untuk menghalau rencana kehadiran Gojek, salah satunya menggalang komunitas blogger.

“Semuanya perangkat akan kita siapkan dan kumpulkan untuk mengatasi hadirnya Gojek di Solo. Termasuk media dan blogger juga akan kita libatkan. Sebab, Gojek ini menggunakan sistem online. Jadi harus dilawan dengan IT juga,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Solo, Yosca Herman Soedrajad, di Solo, Jawa Tengah, Minggu (13/9/2015).

Gojek berada di bawah PT. Gojek Indonesia, perusahaan penyedia jasa layanan transportasi yang menggunakan armada ojek sepeda motor berbasis aplikasi mobile.

Menurut Yosca kehadiran Gojek bukan solusi tepat untuk mengatasi transportasi Solo. Justru sebaliknya, menurut dia, kehadiran Gojek bentuk pembodohan terhadap masyarakat. Ia mengatakan hadirnya Gojek dapat mengurangi angka pengangguran merupakan anggapan yang salah.

“Karena kalau sudah menjamur justru Gojek ini akan sulit dikendalikan. Sehingga jauh-jauh hari Pemkot terus melakukan upaya untuk menekan hadirnya Gojek di Solo dengan melibatkan semua pihak,” tambah dia.

Yosca mengatakan untuk mendirikan usaha jasa layanan transportasi angkutan harus memiliki izin usaha. Sementara Gojek sendiri katanya tidak memiliki izin usaha. Selain itu, dari segi keselamatan dan kenyamanan tidak menjamin.

“Gojek ini ilegal, karena tidak memiliki izin usaha. Karena untuk mendirikan sebuah usaha (transportasi) itu harus mengikuti prosedur dan tidak mudah,” katanya.

Lebih jauh, Yosca menambahkan larangan Gojek beroperasi di Solo juga karena kota telah memiliki komitmen untuk mengurangi emisi kendaraan.

“Solo beda dengan kota lain. Kalau memang (Gojek) akan hadir di Solo, kita panggil pemiliknya,” kata Yosca.

Sementara itu, meski telah ada larangan keberadaan Gojek, CEO Get-Jek Solo, Reza Rasaja, mengaku akan tetap meluncurkan usahanya. Get-Jek berbeda dengan Gojek. Get-Jek muncul setelah terpinsirasi Gojek.

Hal itu ia lakukan atas dasar Gojek di Jakarta diizinkan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Di Jakarta aja boleh kok, masak di Solo mau nggak boleh," kata dia. (Labib Zamani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI