Setelah Heboh Dibubarkan, Alumni IPDN Sekarang Tenang

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 14 September 2015 | 18:44 WIB
Setelah Heboh Dibubarkan, Alumni IPDN Sekarang Tenang
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Djohermansyah Djohan. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan Djohermansyah Djohan mengatakan saat ini seluruh alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri tenang setelah ada Presiden Joko Widodo menerapkan moratorium terhadap penerimaan pegawai negeri sipil di seluruh Indonesia hingga lima tahun mendatang.

"Tapi sekarang seluruh alumni IPDN itu tenang. Bekerja tidak ada urusan dengan pembubaran ini. Di seluruh pelosok, tidak hanya di DKI saja, ada 34 provinsi di seluruh Indonesia," kata Djohermansyah usai bertemu dengan Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (14/9/2015).

"Itu Presiden kebijakannya. Kemarin hanya satu mobil ada diskusi, tapi ini masih moratorium belum jadi kebijakan. Itu asumsi," Djohermansyah menambahkan.

Di hadapan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Djohermansyah mengatakan sekarang pemerintah Jakarta sudah menggunakan sistem perekrutan PNS baru.

"Bahkan dalam sistem peneriman IPDN sekarng Pak Gubernur, sekarang sudah menggunakan sistem CAT itu, kalau nggak lulus ya nggak lulus, nggak bisa tes-tes yang lain. Itu untuk menjaga kedisiplinan mereka, kan menjaga kedisplinan itu penting Pak Gubernur untuk menjadi pejabat publik dia punya displin yang bagus," kata Djohermansyah.

Siang tadi, Ahok bertemu Rektor IPDN Ermaya Suditama di Balai Kota DKI Jakarta. Kedatangan Ermaya untuk mendengarkan alasan Ahok terkait usulan kepada Presiden Jokowi agar membubarkan IPDN.

Ahok mengatakan harus ada mekanisme seleksi terhadap lulusan IPDN yang akan menjadi PNS karena ternyata tak semua jebolan IPDN bisa kerja bagus.

"Apakah seluruh lulusan IPDN pasti bagus? Ternyata enggak juga tuh, saya pernah ketemu kok. Ada yang bagus enggak? Ada. Kalau begitu mesti seleksi dong," kata Ahok.

Ahok menyarankan IPDN menjadi lembaga pendidikan seperti Sekolah Tinggi Akutansi Negara yang alumninya tidak otomatis menjadi pegawai pajak serta bea cukai.

"Kalau IPDN mau dipaksakan ya silakan, tapi ini menjadi semacam STAN. Anda lulus tidak wajib jadi Bea dan Cukai. Anda harus tetap seleksi," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Wacanakan Bubarkan IPDN, Sekarang Ahok Memuji Lulusannya

Setelah Wacanakan Bubarkan IPDN, Sekarang Ahok Memuji Lulusannya

News | Kamis, 10 September 2015 | 15:19 WIB

Terkini

4 Cara Cek NPWP Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor Pajak

4 Cara Cek NPWP Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor Pajak

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Motor Meledak saat Kabur, Dua Pencuri Motor di Koja Apes Diamuk Api dan Warga

Motor Meledak saat Kabur, Dua Pencuri Motor di Koja Apes Diamuk Api dan Warga

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Gagal Kabur Usai Curi Motor, 2 Pria di Koja Alami Luka Bakar 40 Persen karena Kendaraan Meledak

Gagal Kabur Usai Curi Motor, 2 Pria di Koja Alami Luka Bakar 40 Persen karena Kendaraan Meledak

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...

Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Hotman Paris Sentil Satire Rocky Gerung Suruh Gibran Mundur: Gajinya Mau, Pusing!

Hotman Paris Sentil Satire Rocky Gerung Suruh Gibran Mundur: Gajinya Mau, Pusing!

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Efisiensi Anggaran Kesehatan Jangan Membuat Pasien BPJS Kehilangan Obat

Efisiensi Anggaran Kesehatan Jangan Membuat Pasien BPJS Kehilangan Obat

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Sebelum Curhat, Ini Urutan Zodiak Paling Terbuka hingga Misterius Susah Ditebak

Sebelum Curhat, Ini Urutan Zodiak Paling Terbuka hingga Misterius Susah Ditebak

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Rupiah Masuk Daftar Mata Uang Paling Lemah di Dunia, Benarkah Fundamental Ekonomi RI Rendah?

Rupiah Masuk Daftar Mata Uang Paling Lemah di Dunia, Benarkah Fundamental Ekonomi RI Rendah?

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:56 WIB

Pakar UGM soal Dua Tahun Prabowo-Gibran: Hak Publik Dapat Layanan Ideal Jauh dari Kenyataan

Pakar UGM soal Dua Tahun Prabowo-Gibran: Hak Publik Dapat Layanan Ideal Jauh dari Kenyataan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam

Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam

Batam | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:49 WIB

×