Solidaritas Netizen Bagi Kapten Timnas Futsal Perempuan Iran

Ruben Setiawan | Suara.com

Sabtu, 19 September 2015 | 12:05 WIB
Solidaritas Netizen Bagi Kapten Timnas Futsal Perempuan Iran
Ilustrasi perempuan Iran. (Shutterstock)

Suara.com - Kapten tim futsal perempuan nasional Iran baru-baru ini jadi sorotan masyarakat dunia. Sang kapten, Niloufar Ardalan, kebanjiran dukungan di media sosial setelah dirinya dilarang bertanding oleh suaminya dalam Kejuaraan Asian Football Confederation Futsal.

Nama Ardalan muncul di media-media di seluruh penjuru dunia setelah beredar kabar bahwa dirinya tidak akan bisa membela Iran bersama teman-temannya dalam ajang yang bakal digelar di Malaysia itu pekan depan. Sang suami, Mahdi Toutounchi, tidak bersedia menandatangai dokumen yang isinya memberikan izin bagi sang istri untuk pergi ke luar negeri.

Mahdi, yang berprofesi sebagai wartawan itu melarang Ardalan pergi karena ia ingin sang istri menemani anak mereka di hari pertama masuk sekolah, pada tanggal 23 September mendatang. Kebetulan, tanggal itu berbentrokan dengan tanggal pelaksanaan kompetisi futsal perempuan Asia, yakni antara tanggal 21 hingga 26 September.

Ardalan, seperti perempuan lain di Iran diwajibkan mendapat tanda tangan suami untuk memperpanjang paspornya, kecuali jika kedua belah pihak sama-sama menyepakati untuk meniadakan kewajiban itu dalam ikatan perkawinan.

Tersentuh dengan nasib kurang beruntung yang dialami Ardalan, netizen perempuan dari seluruh dunia pun ramai-ramai menyuarakan solidaritas dan dukungan kepada Ardalan. Untuk menyampaikan dukungan, mereka meluncurkan sebuah tagar #WeAreAllNiloufarArdalan atau yang kurang lebih berarti "kami semua Niloufar Ardalan".

"Bangkit, berdiri, perjuangkan hakmu! Hormat dan dukungan bagi Niloufar Ardalan #WeAreAllNiloufarArdalan," kicau akun Twitter MFiasca.

"#WeAreAllNiloufarArdalan Saya memang bukan warga Iran, namun suara perempuan-perempuan pemberani Iran yang bertarung demi hak mereka telah didengar dan masih banyak perempuan di seluruh dunia yang mendukungmu. Semua perempuan harus berjuang untuk hak mereka dan kemenangan pun di tangan kita," kata akun Twitter @Stealthy Freedoms.

Kepada The Independent, Alinejad, pengelola laman Facebook My Stealthy Freedom, menegaskan bahwa pelarangan perempuan oleh suami adalah isu hak asasi manusia yang harus segera diselesaikan.

"Sesungguhnya ini terjadi kepada seluruh perempuan selama berpuluh-puluh tahun lamanya namun karena kali ini yang jadi korbannya adalah seseorang yang dikenal, maka banyak perempuan yang ikut bersimpati," kata Alinejad.

"Menyedihkan sekali ketika seorang lelaki yang berhak menentukan apa yang harus dilakukan seorang perempuan, itu adalah pelanggaran hak asasi. Apa yang membuat manusia berkuasa atas lainnya? Seperti zaman batu saja," pungkas Alinejad. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral! Wanita Iran Rebut Sorban Ulama dan Jadikan Jilbab, Aksinya Jadi Sorotan di Bandara

Viral! Wanita Iran Rebut Sorban Ulama dan Jadikan Jilbab, Aksinya Jadi Sorotan di Bandara

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 07:06 WIB

Iran Buka Klinik untuk Wanita "Pelanggar" Jilbab, Picu Kemarahan Publik

Iran Buka Klinik untuk Wanita "Pelanggar" Jilbab, Picu Kemarahan Publik

News | Jum'at, 15 November 2024 | 14:42 WIB

Video Memperlihatkan Dia Membakar Hijab Sebelum Dinyatakan Hilang

Video Memperlihatkan Dia Membakar Hijab Sebelum Dinyatakan Hilang

News | Rabu, 12 Oktober 2022 | 09:15 WIB

Perempuan Iran Tewas Setelah Ditangkap Polisi karena Langgar Aturan Hijab

Perempuan Iran Tewas Setelah Ditangkap Polisi karena Langgar Aturan Hijab

News | Selasa, 20 September 2022 | 11:01 WIB

Terkini

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:21 WIB

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:06 WIB

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:05 WIB

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:50 WIB

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:43 WIB

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:41 WIB

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:39 WIB

Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu

Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:33 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:28 WIB

PBB Ingatkan Hizbullah, Minta Patuhi Gencatan Senjata Lebanon-Israel

PBB Ingatkan Hizbullah, Minta Patuhi Gencatan Senjata Lebanon-Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB