PBNU Minta Umat Jangan Kaitkan Gerhana Matahari dengan Mistis

Ruben Setiawan

Senin, 28 September 2015 | 22:48 WIB
PBNU Minta Umat Jangan Kaitkan Gerhana Matahari dengan Mistis
Ilustrasi gerhana matahari. (Shutterstock)

Suara.com - Wakil Ketua Lajnah Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF-PBNU), KH Sirril Wata, MA mengingatkan agar masyarakat tidak mengaitkan fenomena gerhana matahari dengan dunia mistis.

"Sudah waktunya meninggalkan dunia mistis karena sekarang tidak zamannya lagi. Gerhana matahari itu adalah ketetapan Allah SWT," ujarnya kepada Antara di Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, Senin.

Hal itu dikemukakannya menyikapi fenomena alam besar yaitu gerhana matahari total yang akan terjadi pada 9 Maret 2016 dengan titik fokus atau lintasan kawasan Pantai Penyak dan Terentang di Kabupaten Bangka Tengah.

"Sikap umat Islam terhadap fenomena alam ini adalah melaksanakan shalat sunat, bukan berarti shalat menyembah gerhana tetapi bentuk sujud penghambaan terhadap Allah SWT atas ketetapan langka yang ditunjukkanNya," ujarnya.

Ia mengatakan, manusia harus benar-benar rasional melihat dan menyikapi gerhana matahari karena fenomena alam itu masuk akal secara ilmiah dan secara keyakinan merupakan ketetapan Allah SWT.

"Jadi jangan berlebihan menyikapinya. Misalnya ibu hamil harus bersembunyi di bawah kolong saat terjadi gerhana matahari atau tidak dibenarkan keluar rumah karena takut terjadi sesuatu," ujarnya.

Ia menunjuk contoh pada 1983 pernah terjadi gerhana matahari di Indonesia dan saat itu warga diminta tidak keluar rumah dan dilarang melihat langsung fenomena alam itu.

"Sehingga kondisi itu menjadi bahan cemooh bagi pengunjung dari luar negeri yang sudah menghabiskan banyak biaya hanya untuk menyaksikan gerhana matahari," ujarnya.

Ia berharap kejadian pada 1983 dengan melarang warga keluar rumah tidak terjadi lagi karena zaman sudah berubah dan sudah canggih.

"Memang ada sedikit risiko melihat pergeseran gelap kepada terang saat terjadi gerhana matahari total, namun mata manusia memiliki kepekaan dan apalagi sekarang sudah banyak alat pelindung mata yang bisa digunakan untuk melihat gerhana matahari itu," ujarnya.

Ia menjelaskan, secara ilmu falak atau astronomi bahwa gerhana matahari itu terjadi pada saat bulan berada di antara matahari dan bumi.

"Sepenuhnya bulatan matahari itu tertutup oleh bulan sehingga terjadi gerhana matahari total, namun gerhana matahari total tidak terjadi di seluruh Indonesia tetapi sesuai dengan garis lintasan atau zona dan berdasarkan ilmu falak itu terjadi di Pulau Bangka dan Belitung," ujarnya.

Kalau di daerah lain, kata dia, tidak terjadi gerhana matahari total tetapi hanya parsial saja sehingga para ilmuan memanfaatkan peristiwa ini untuk melakukan penelitian.

"Saya sudah mendengar bahwa para ilmuan dari negara lain sudah mulai bersiap-siap datang ke Pulau Bangka untuk melihat peristiwa langka tersebut," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Beserta Gambarnya

Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Beserta Gambarnya

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:05 WIB

BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Terlihat dari Indonesia

BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Terlihat dari Indonesia

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Pertama Dalam 75 Tahun, Arab Saudi Bakal Gelap karena Gerhana Matahari Total

Pertama Dalam 75 Tahun, Arab Saudi Bakal Gelap karena Gerhana Matahari Total

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:48 WIB

Apakah 2 Agustus Akan Terjadi Gerhana Matahari Total? Ini Jadwalnya Menurut BRIN dan NASA

Apakah 2 Agustus Akan Terjadi Gerhana Matahari Total? Ini Jadwalnya Menurut BRIN dan NASA

Tekno | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:02 WIB

7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari

7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:09 WIB

Kapan Gerhana Matahari Total 2026? Catat Tanggal dan Wilayah yang Bisa Menyaksikan

Kapan Gerhana Matahari Total 2026? Catat Tanggal dan Wilayah yang Bisa Menyaksikan

Tekno | Senin, 08 Juni 2026 | 10:35 WIB

Link Live Streaming Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Fenomena 'Cincin Api'

Link Live Streaming Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Fenomena 'Cincin Api'

Tekno | Selasa, 17 Februari 2026 | 15:30 WIB

Apakah Gerhana Matahari Cincin 17 Februari Bisa Dilihat di Indonesia? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Apakah Gerhana Matahari Cincin 17 Februari Bisa Dilihat di Indonesia? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Tekno | Senin, 16 Februari 2026 | 14:48 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×