Cerita Pimpinan DPR Cari Korban Tragedi Mina di Arab Saudi

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 30 September 2015 | 15:18 WIB
Cerita Pimpinan DPR Cari Korban Tragedi Mina di Arab Saudi
Ketua DPR Setya Novanto (kanan) didampingi Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan mengenai pertemuan dengan Donald Trump [Antara]

Suara.com - Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah mengklarifikasi kunjungan mereka ke Arab Saudi. Kunjungan itu atas undangan Raja Arab Saudi.

Sebelumnya kunjungan mereka ke Arab Saudi dianggap sebagai gratifikasi karena bertepatan dengan musim haji. Mereka membantah.

"Ini bagian dari fungsi politik setiap pejabat negara. Karena kerjasama diplomatik saling mengundang dan mengunjungi. Jadi meskipun undangan, melekat juga tugas DPR sebagai pengawasan dan akhirnya Pak Ketua inisiaif mendatangi check point yang dikeluhkan," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (30/9/2015).

Ada keluhan di pemondokan di Arafah. Sementara Fadli Zon bercerita pemondokan untuk Jemaah Indonesia dianggap kurang layak. Apalagi, dengan kondisi cuaca di Arab Saudi yang suhu udaranya mencapai 41 derajat.

"Memang ada kemajuan (di Arafah) tapi banyak yang bisa ditingkatkan lagi. Misalnya tenda banyak yang robek, karpet juga banyak yang kusam dan robek. Kemudian pengairan dan toilet. Kita lihat selintas itu yang terjadi. Juga tidak ada air cooler. Sehingga seperti dijemur. Karena itu secara fisik banyak yang kelelahan," cerita Fadli.

Setya Novanto juga menceritakan pengalamannya saat menerobos ketatnya penjagaan kerajaan. Sebab, rombongan tamu negara ini tidak asal diberi izin untuk keluar sembarangan. Padahal, Setya cs ingin mengetahui adanya kabar tragedi Mina yang memakan banyak korban jemaah haji asal Indonesia.

Agar diizinkan keluar dari kerajaan, Setya cs berdalih hendak mencari makan di luar. Setelah akhirnya diizinkan oleh protokoler Istana Arab Saudi, rombongan tidak diberi fasilitas kendaraan dan harus berjalan sejauh 7 km untuk mencari korban dari Indonesia di Mina.

"Kita jalan kaki, bagaimana menerobos ke tempat kejadian, itu makan waktu panjang," klaim Setya.

Di luar istana, rombongan menemui kondisi yang sudah ekstrim karena sudah banyak tentara Saudi yang berpatroli. Mereka kemudian berbohong berkali-kali agar bisa tetap di luar Istana.

"Maka kita jalan di sampingnya (mobil tentara), kita menerobos tempat itu susah," ungkap Setnov.

Setelah sampai di rumah sakit, lagi-lagi rombongan tertahan karena dilarang masuk oleh petugas Rumah Sakit Emergency Mina. Mereka pun akhirnya harus menyusup dengan berjalan di samping mobil tentara yang masuk ke RS.

"Kita harus bohong, bagaimanapun cari korban dan ada titik RS emergency Mina, awalnya ditolak tapi kita terus cari akal," ujar dia.

Di tempat ini, Setya menemukan beberapa jamaah dari Indonesia yang belum mendapat pertolongan. Termasuk dari petugas haji Indonesia. Kondisi itu diperparah ketika Kementerian Agama dan Daker tak bisa dihubungi.

"Kita berterimakasih ada mahasiswa yang pernah di sana, dan menolong kita," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Percepat Cari Jenazah Korban Mina, Pemerintah Bentuk Tiga Tim

Percepat Cari Jenazah Korban Mina, Pemerintah Bentuk Tiga Tim

News | Rabu, 30 September 2015 | 08:03 WIB

Bukan Karena Tragedi Mina, 4 Jemaah Jambi Meninggal di Tanah Suci

Bukan Karena Tragedi Mina, 4 Jemaah Jambi Meninggal di Tanah Suci

News | Selasa, 29 September 2015 | 23:12 WIB

Enam Jemaah Haji Asal Cimahi Jadi Korban Tragedi Mina

Enam Jemaah Haji Asal Cimahi Jadi Korban Tragedi Mina

News | Selasa, 29 September 2015 | 22:55 WIB

Timwas Haji DPR Desak Pemerintah Kirim Tenaga Ahli ke Mina

Timwas Haji DPR Desak Pemerintah Kirim Tenaga Ahli ke Mina

DPR | Selasa, 29 September 2015 | 12:30 WIB

Terkini

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:30 WIB