Seniman Gelar Aksi Solidaritas Bagi Salim Kancil dan Tosan

Ruben Setiawan

Kamis, 01 Oktober 2015 | 01:30 WIB
Seniman Gelar Aksi Solidaritas Bagi Salim Kancil dan Tosan
Ilustrasi penganiayaan. (Shutterstock)

Suara.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan seniman di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu malam, menggelar aksi solidaritas untuk aktivis antitambang Salim Kancil di dua tempat yang terpisah.

Aktivis PMII menggelar aksi di bundaran DPRD Jember dengan menyalakan lilin sebagai aksi keprihatinan terhadap Salim Kancil, sedangkan seniman bersama beberapa elemen masyarakat menggelar acara kesenian di alun-alun Kabupaten Jember.

"Nyala lilin ini sebagai bentuk simpati mahasiswa terhadap aktivis antitambang Salim Kancil dan Tosan. Mereka telah berjuang untuk melawan penambangan," kata koordinator aksi PMII Jember, Adil Saputra seperti dikutip Antara.

Ia berharap kasus Salim Kancil di Lumajang tidak terjadi di Kabupaten Jember karena terjadi hal serupa yakni warga Desa Paseban, Kecamatan Kencong menolak penambangan pasir besi di kawasan pesisir selatan Jember tersebut.

"Mahasiswa dengan tegas menolak penambangan pasir besi di Paseban karena dapat merusak lingkungan dan membahayakan warga pesisir setempat terkait dengan ancaman bencana alam," paparnya.

PMII Jember juga mendesak aparat kepolisian benar-benar serius untuk mengusut tuntas kasus kekerasan yang dialami oleh aktivis antitambang Lumajang itu dan memberikan hukuman mati kepada pelaku, termasuk aktor intelektual dalam kejadian tragedi berdarah di Kota Pisang itu.

Sementara itu, sejumlah seniman menggelar aksi teatrikal dan baca puisi untuk almarhum Salim Kancil yang telah berjuang untuk menyelamatkan lingkungan pesisir selatan Lumajang.

"Tidak hanya kawan-kawan seniman yang berkumpul di sini, sejumlah kawan pecinta alam dan berbagai elemen masyarakat juga ikut dalam aksi solidaritas aktivis antitambang Salim Kancil dan Tosan," tuturnya.

Selain itu, seniman Jember juga menggalang donasi untuk almarhum Salim Kancil dan dana itu akan diserahkan kepada keluarga korban untuk sedikit meringankan beban hidup keluarga aktivis antitambang di Desa Selok Awar-Awar itu.

Dua aktivis antitambang pasir di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang yakni Salim Kancil dan Tosan dianiaya oleh massa hingga menyebabkan korban Salim meninggal dunia dan Tosan mengalami luka parah, Sabtu (26/9/2015).

Kedua korban kekerasan itu dikenal sebagai warga penolak tambang pasir di pesisir Pantai Watu Pecak dan keduanya dianiaya di tempat terpisah oleh puluhan orang suruhan dengan cara yang tidak manusiawi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pajang Foto Wiji Thukul, Jefri Nichol Sentil Puan Maharani dan DPR

Pajang Foto Wiji Thukul, Jefri Nichol Sentil Puan Maharani dan DPR

Entertainment | Minggu, 26 Maret 2023 | 19:25 WIB

Balasan Telak Jefri Nichol Usai Disindir Pajang Foto Wiji Thukul hingga Munir

Balasan Telak Jefri Nichol Usai Disindir Pajang Foto Wiji Thukul hingga Munir

Entertainment | Minggu, 26 Maret 2023 | 11:50 WIB

Cegah Peristiwa Salim Kacil Jilid Dua, Komnas HAM Meminta Jaminan Keamanan Tiga Warga Lumajang

Cegah Peristiwa Salim Kacil Jilid Dua, Komnas HAM Meminta Jaminan Keamanan Tiga Warga Lumajang

News | Senin, 11 Juli 2022 | 17:34 WIB

Terkini

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:06 WIB

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 21:52 WIB

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

×