Aksi Solidaritas Salim Kancil Terus Berlangsung

Siswanto | Suara.com

Jum'at, 02 Oktober 2015 | 14:23 WIB
Aksi Solidaritas Salim Kancil Terus Berlangsung
Sejumlah aktivis melakukan teatrikal sebagai bentuk aksi solidaritas terhadap penganiayaan dan pembunuhan terhadap Salim Kancil di depan Istana, Jakarta, Kamis (1/10). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Aksi solidaritas untuk petani dan aktivis antitambang, Salim Kancil, terus berlangsung. Hari ini, Pemuda Tanggap Bencana Universitas Jember dan Aliansi Mahasiswa Tolak Tambang turun ke jalan di dua lokasi berbeda di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Aliansi Mahasiswa Tolak Tambang yang terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Fisip dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Komisariat Sastra melakukan long march dari Universitas Jember menuju bundaran DPRD setempat.

"Kami mendesak semua tambang yang sedang dan akan berlangsung di pantai pesisir selatan harus ditutup karena penambangan itu menyebabkan konflik sosial hingga terbunuhnya Salim Kancil," kata koordinator aksi Aliansi Mahasiswa Tolak Tamnbang Jember, Anggi Raka.

Menurut dia, pembukaan penambangan pasir besi di sepanjang pesisir selatan dari Banyuwangi hingga Lumajang menuai protes dari masyarakat sehingga pemerintah kabupaten setempat harus tegas menolak penambangan yang menjadi pemicu konflik horisontal antarmasyarakat.

"Tragedi berdarah di Desa Selok Awar-Awar Lumajang bisa saja terjadi di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, apabila hal tersebut tidak diantisipasi sejak dini karena masyarakat sekitar sudah tegas untuk menolak penambangan pasir besi di sana," paparnya.

Ia mengatakan kasus terbunuhnya aktivis antitambang Salim Kancil harus menjadi pelajaran semua pihak dan pemerintah tidak gegabah untuk menerbitkan izin penambangan yang sudah jelas ditolak oleh masyarakat setempat.

"Kami mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus pembunuhan dan penganiayaan terhadap Salim Kancil dan Tosan yang menjadi korban kekerasan para penguasa desa setempat. Tangkap dan adili aktor intelektual dibalik terbunuhnya Salim Kancil," tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Pemuda Tanggap Bencana Universitas Jember, Djoko Mulyono, mengatakan aksi solidaritas atas terbunuhnya Kancil dilakukan dengan membangun sebuah tenda untuk menggalang opini publik atas kasus tersebut.

"Kami sudah memasang tenda selama tiga hari untuk menggalang opini kasus terbunuhnya aktivis antitambang dan hari ini kami turun ke jalan di kawasan kampus untuk mengajak mahasiswa lain berempati terhadap Salim Kancil," tuturnya.

Ia mengatakan Pemuda Tanggap Bencana Unej juga sudah berbincang secara lesan kepada pihak Fakultas Hukum Unej terkait dengan upaya pendampingan hukum para korban kekerasan di Lumajang tersebut.

"Tim Lembaga Bantuan Hukum Unej menyatakan kesiapannya untuk ikut mendampingi, apabila diperlukan oleh keluarga korban," katanya.

Djoko mengatakan Rektor Unej M. Hasan juga memberikan dukungan kepada Pemuda Tanggap Bencana Unej atas aksi solidaritas yang dilakukan para mahasiswa tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tanggapan Tertulis Kapolri Soal Petisi Kasus Salim Kancil

Ini Tanggapan Tertulis Kapolri Soal Petisi Kasus Salim Kancil

News | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 06:43 WIB

Kades Awar-awar Jadi "Aktor Intelektual" Pembunuhan Salim Kancil

Kades Awar-awar Jadi "Aktor Intelektual" Pembunuhan Salim Kancil

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 21:41 WIB

DPR Tak Ungkap Dalang Pembunuh Salim Kancil, Tapi Akar Masalahnya

DPR Tak Ungkap Dalang Pembunuh Salim Kancil, Tapi Akar Masalahnya

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 17:00 WIB

Terkini

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:01 WIB

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:42 WIB

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:36 WIB