Anak Wapres Bantah Menganiaya PRT, LBH APIK: Bohong

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 06 Oktober 2015 | 07:01 WIB
Anak Wapres Bantah Menganiaya PRT, LBH APIK: Bohong
Salah satu pengacara Toipah dari LBH APIK, Uli Pangaribuan [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Kasus baby sitter Toipah yang melaporkan majikannya dalam kasus dugaan penganiayaan ke Polda Metro Jaya terus bergulir. Majikan perempuan asal Brebes, Jawa Tengah, itu adalah anggota DPR RI Fraksi PPP Fanny Safrisyah atau Ivan Haz yang juga anak kandung mantan Wakil Presiden Hamzah Haz, dan istri Anna Susilowati.

Pengacara Toipah menyelenggarakan konferensi pers di kantor LBH APIK, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (5/10/2015).

Salah satu pengacara Toipah, Uli Pangaribuan, mengungkapkan Toipah selama ini mendapatkan kekerasan fisik dan makian karena dianggap tak bisa mendiamkan anak saat menangis.

"Motifnya hal sepele, karena anaknya suka nangis. kemudian nasinya dibuang, ia (korban) langsung ditendang dan dibilang an***g," ujar Uli.

Menurut Uli sebenarnya Toipah sudah bekerja dengan baik, namun majikan tidak puas dan sering bertindak kasar.

Beberapa waktu lalu, Ivan Haz membantah telah menganiaya Toipah. Uli menilai bantahan tersebut tidak sesuai fakta.

"Bantahan Pak Ivan karena PRT tidak pernah bekerja itu bohong karena ada pengakuan PRT yang ditulis oleh PRT-nya sendiri. T sudah menuliskan kronologis sendiri penyiksaan yang dialaminya. Pak Ivan bilang PRT kabur nggak bisa kerja," kata Uli.

Menurut laporan, penganiayaan yang diterima Toipah, seperti kepalanya dibenturkan ke tembok dan puncaknya tanggal 29 September. Ketika itu, dia dipukul pakai tangan kosong. Akibatnya kuping Toipah sebelah kiri sampai bengkak. Setelah itu, majikan menendang tangan sebelah kiri dan kanan.

Tak hanya itu, punggung Toipah juga ditendang dengan kaki yang memakai sandal. Bahkan, kepala Toipah juga dipukul dengan kaleng obat nyamuk Hit sampai berdarah. Pada tanggal 28 September kejadian lagi, pipi kanan dan kiri Topiah ditonjok.

Atas perlakuan tersebut, pada 30 September 2015, dia memutuskan kabur dari rumah terlapor dan selanjutnya mengadu ke SPKT Polda Metro Jaya pukul 14.30 WIB.

Ivan Haz membantah keras telah menganiaya Toipah.

"Tidak ada itu (penganiayaan) bahkan saya sangat menyesalkan kenapa tidak baik-baik dibicarakan," ujar Ivan.

Dia menerangkan Toipah merupakan pengasuh bayi keluarganya. Perkenalannya dengan Toipah lewat yayasan. Sebelum Toipah ditunjuk menjadi pengasuh bayi, terlebih dahulu diingatkan agar hati-hati menjaga anak.

"Sebelum mereka datang, saya bilang kerja baby sitter tanggung jawabnya berat. Kenapa? Karena nyawa anak kita yang diberikan Allah SWT, kita yang menjaga orangtua. Sehingga kalaupun anak celaka ya dilaporkan ke saya, jangan bilang jadi suster tapi nggak ngerti tugasnya," kata Ivan.

Kemudian, sambung dia, ada kejadian yang membuat anaknya dalam bahaya. Namun, dia tidak menceritakan secara mendetail.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PRT Laporkan Anak Mantan Wapres, Polisi Harus Berani Proses

PRT Laporkan Anak Mantan Wapres, Polisi Harus Berani Proses

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 06:31 WIB

PRT yang Laporkan Anak Mantan Wapres Hamzah Haz Masih Trauma

PRT yang Laporkan Anak Mantan Wapres Hamzah Haz Masih Trauma

News | Minggu, 04 Oktober 2015 | 18:00 WIB

PRT Laporkan Anak Mantan Wapres, Pengacara: Siang Malam Dipukul

PRT Laporkan Anak Mantan Wapres, Pengacara: Siang Malam Dipukul

News | Minggu, 04 Oktober 2015 | 16:55 WIB

PRT Laporkan Anak Wapres ke Polisi, Menteri Yohana: Saya Sesalkan

PRT Laporkan Anak Wapres ke Polisi, Menteri Yohana: Saya Sesalkan

News | Minggu, 04 Oktober 2015 | 12:51 WIB

Anggota DPR yang Dilaporkan PRT Ternyata Anak Mantan Wapres

Anggota DPR yang Dilaporkan PRT Ternyata Anak Mantan Wapres

News | Sabtu, 03 Oktober 2015 | 06:35 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×