Jarak Pandang Kabut Asap di Pekanbaru Memburuk, Hanya 50 Meter

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 06 Oktober 2015 | 12:02 WIB
Jarak Pandang Kabut Asap di Pekanbaru Memburuk, Hanya 50 Meter
Landasan pacu tidak beroperasi karena diselimuti kabut asap di Bandara Sultan Syarif Kasim II, di Pekanbaru, Riau, Senin (14/9). (Antara/Rony Muharrman)

Suara.com - Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru menyatakan kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan yang menyelimuti sejumlah wilayah di Riau terus memburuk. Ini mengakibatkan jarak pandang hanya berkisar 50 meter.

Selasa (6/10/2015) pagi jarak pandang di Pelalawan berkisar 50 meter. Sementara di Pekanbaru dan Kota Rengat Kabupaten Indragiri Hulu berkisar 100 meter serta Kota Dumai berkisar 200 meter.

"Ini merupakan kabut asap terburuk dan terlama sepanjang sejarah Riau," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Sugarin.

Kabut asap pekat tersebut turut terpantau di wilayah Pulau Bengkalis yang berada di Selat Malaka dan wilayah Kabupaten Siak. Berdasarkan data BMKG, hanya terpantau satu titik api di Riau yakni di Kabupaten Indragiri Hilir.

Kabut asap pekat itu disinyalir merupakan kiriman dari Provinsi Sumatera Selatan mengingat pada Selasa (6/10) terpantau 360 titik panas dari total 384 titik yang terdeteksi di Sumatera. Titik panas lainnya turut terpantau di Jambi dengan 10 titik, Lampung lima titik, Sumatera Barat enam titik, Bangka Belitung dua titik.

Sugarin menjelaskan bahwa kabut asap yang menyelimuti wilayah Riau telah terjadi selama tiga bulan lamanya. Sempat hilang beberapa hari namun terus kembali lagi.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau Edwar Sanger kepada Antara beberapa waktu lalu mengatakan bahwa asap di Riau akan segera hilang jika penanganan serius di sektor hulu bisa ditangani serius.

"Kabut asap ini adalah kiriman dan akan terus terjadi jika di sumber asapnya tidak ditangani serius," ujarnya.

Di Riau sendiri penanganan kabut asap terus digalakkan. Dari sisi penegakan hukum Polda Riau telah menetapkan 58 tersangka pembakar lahan dan mendalami 18 korporasi yang diduga membakar lahan.

Sementara itu hingga hari ini puluhan ribu masyarakat Riau terjangkit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat asap tidak kunjung membaik. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investasi di Riau Nol Selama Diselimuti Kabut Asap

Investasi di Riau Nol Selama Diselimuti Kabut Asap

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 11:51 WIB

Kabut Asap, Jarak Pandang di Padang Memburuk

Kabut Asap, Jarak Pandang di Padang Memburuk

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 11:33 WIB

63 Titik Api Terdeteksi di Barito

63 Titik Api Terdeteksi di Barito

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 08:30 WIB

Tragedi Kabut Asap Kebakaran Hutan Akan Dibuat Film

Tragedi Kabut Asap Kebakaran Hutan Akan Dibuat Film

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2015 | 06:15 WIB

Kalteng Pakai Teknik 'Canal Blocking' Tanggulangi Kebakaran Lahan

Kalteng Pakai Teknik 'Canal Blocking' Tanggulangi Kebakaran Lahan

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 11:11 WIB

Kabut Asap Kiriman Selimuti Perairan Langkat, Kapal Bisa Tabrakan

Kabut Asap Kiriman Selimuti Perairan Langkat, Kapal Bisa Tabrakan

News | Rabu, 30 September 2015 | 23:16 WIB

Pasukan Bomba Malaysia Diminta Bantu Padamkan Kebakaran Hutan

Pasukan Bomba Malaysia Diminta Bantu Padamkan Kebakaran Hutan

News | Rabu, 30 September 2015 | 00:05 WIB

Polisi Riau Telisik 17 Perusahaan Terduga Pembakaran Hutan

Polisi Riau Telisik 17 Perusahaan Terduga Pembakaran Hutan

News | Selasa, 29 September 2015 | 15:31 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×