Ketahuan Kongkalikong, Ahok Ancam Hentikan TKD PNS 3 Tahun

Laban Laisila, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 07 Oktober 2015 | 10:14 WIB
Ketahuan Kongkalikong, Ahok Ancam Hentikan TKD PNS 3 Tahun
Gubernur Jakarta Basuki Purnama (Ahok) di Balai Kota Jakarta. [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengancam tidak akan memberikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI selama tiga tahun kalau ketahuan kongkalikong dengan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) soal penilaian hasil kinerja.

"Sekarang kalau yang udah main (ketahuan) kita setop. Saya akan kasih sanksi tidak boleh menerima TKD selama 36 bulan," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Ahok menilai, banyak cara yang dilakukan oknum SKPD agar meraup TKD besar. Dia juga menilai banyak PNS DKI yang mencoba memalsukan data penginputan dan menerima uang sogokan.

Mantan Bupati Belitung Tinur itu meyakini, apabila PNS tidak mendapatkan tunjangan selama 3 tahun, maka otomatis pegawai kerjannya akan malas-malasan dan pada kesempatan itu yang digunakan Ahok untuk ‘menendang’ PNS DKI.

"Pelanggarannya ada nerima duit orang, ada memalsukan data. Pokok 36 bulan. Begitu kamu 36 bulan nggak dapat (TKD), kamu semangat nggak kerja? Biarin tiga tahun, kan mau mecat orang," tegas Ahok.

Sebelumnya dikabarkan, banyak PNS DKI yang tidak mendapatkan Tunjangan Kinerja Daerah dinamis yang digadang-gadang dapat mendongkrak kinerja seorang PNS.

Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, penyebab terjadinya keterlambatan pembayaran TKD dikarenakan adanya ketidakadilan pada proses penilaian yang dilakukan pimpinan masing-masing.

"Jadi ada staf yang cuma duduk-duduk mendapat TKD lebih besar, dia (SKPD) milih-milih kinerja, misal dia masuk-masukin aja nama staf, akhirnya ada ketidakadilan dalam tanda kutip," ujar Saefullah di Balai Kota Jakarta, dua hari lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: 10 Tahun Lagi, DKI Mampu Olah Air Limbah Jadi Air Bersih

Ahok: 10 Tahun Lagi, DKI Mampu Olah Air Limbah Jadi Air Bersih

News | Rabu, 07 Oktober 2015 | 04:21 WIB

"Lelah" Debat soal Kerusakan Trotoar, Ahok Siapkan "Jurus" Baru

"Lelah" Debat soal Kerusakan Trotoar, Ahok Siapkan "Jurus" Baru

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 20:54 WIB

Dilarang Anggarkan Makanan Haji, Pemprov DKI Diuntungkan

Dilarang Anggarkan Makanan Haji, Pemprov DKI Diuntungkan

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 00:16 WIB

Ahok Ancam Turunkan Pangkat PNS yang Melanggar Uang Transport

Ahok Ancam Turunkan Pangkat PNS yang Melanggar Uang Transport

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 15:27 WIB

Terkini

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:27 WIB

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:25 WIB

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:23 WIB

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 18:17 WIB

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:15 WIB

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:11 WIB

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 18:10 WIB

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

MNC Lepas iNews Group ke Republikorp, Ini Rinciannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:05 WIB

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Suahasil Lanjutkan Rapat dengan DPD RI usai Purbaya Dicopot Mendadak oleh Prabowo

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:03 WIB

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 18:02 WIB

×