Tim Negara Asing Mulai Bantu Pemadaman Kebakaran Lahan

Arif Sodhiq

Senin, 12 Oktober 2015 | 14:24 WIB
Tim Negara Asing Mulai Bantu Pemadaman Kebakaran Lahan
Foto kabut asap di Sumatera dan Kalimantan dari satelit Terra milik NASA. [Reuters/NASA]

Suara.com - Tim dari negara asing yang menyatakan siap membantu menanggulangi kabut asap di Indonesia mulai bekerja. Tim Malaysia dan Singapura mulai melakukan pemadaman kebakaran lahan di wilayah Sumatera Selatan.

"Hari ini tim dari Malaysia dan Singapura bersama tim Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Sumsel melakukan operasi pemadaman melalui darat dan udara di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Musi Banyuasin yang terdapat titik panas paling banyak," ujar Gubernur Sumsel Alex Noerdin di Palembag, Senin (12/10/2015).

Menurut dia, pihaknya terus berupaya secara maksimal menghilangkan kabut asap yang sejak akhir Agustus 2015 hingga kini masih mengganggu berbagai aktivitas dan kesehatan masyarakat.

Dengan memanfaatkan kekuatan personel dan peralatan yang dimiliki serta bantuan dari sejumlah negara sahabat, pihaknya optimistis kebakaran lahan dapat ditanggulangi dengan baik dan kabut asap dalam waktu dekat segara hilang.

Dia menjelaskan, untuk menanggulangi kabut asap di provinsi yang memiliki 17 kabupaten dan kota ini, sejak September 2015, sebanyak 4.997 personel dari unsur Badan Penaggulangan Bencana Daerah, Manggala Agni, TNI/Polri dan unsur terkait lainnya yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Sumsel diturunkan ke sejumlah daerah yang terdapat banyak titik panas.

Personel gabungan dengan peralatan pemadaman api, operasi darat dan operasi udara yang didukung enam helikoplter, dua air tracktor, satu pesawat Cassa untuk melakukan hujan buatan/teknologi modifikasi cuaca (TMC) berhasil memadamkan ribuan titik panas yang berpotensi mengakibatkan kebakaran lahan dan menimbulkan asap.

"Dalam dua bulan terakhir, Tim Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Sumsel telah memadamakan 1.259 titik api dan melakukan pemadaman melalui udara (water bombing) 6.825 kali," jelasnya.

Melihat kondisi lahan yang terbakar sebagian besar lahan gambut dan sulit dijangkau melalui operasi pemadaman dari darat, pihaknya akan memaksimalkan operasi pemadaman melalui udara dan memanfaatkan bahan kimia untuk memblokir penyebaran api.

Selain itu, sebagai langkah antisipasi untuk menghadapi musim kemarau pada tahun-tahun mendatang agar masalah kabut asap dapat diminimalkan bahkan diupayakn tidak terjadi lagi, pihaknya akan menambah peralatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

"Langkah ke depan akan ditambah 40 unit pompa air, melakukan revitalisasi dan normalisasi saluran air (water blocking) di daerah yang terdapat lahan gambut dan rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan," ujar gubernur.

Sebelumnya, Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan menyatakan Indonesia terbuka untuk keterlibatan negara asing dalam penanggulangan bencana kabut asap di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Hal itu dismpaikan Luhut usai melakukan pemantauan dari udara menggunakan helikopter dan peninjauan kebakaran lahan gambut di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Jumat (9/10/2015)

"Kita terbuka keterlibatan asing, mulai hari ini hingga beberapa hari ke depan mulai ada tim dari sejumlah negara yang datang ke Palembang seperti dari Malaysia, Singapura, Australia, dan Tiongkok untuk membantu melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah di Sumatera Selatan," kata Luhut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta

Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:03 WIB

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara

Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Karhutla Meluas di Ogan Ilir, Petugas Berjibaku Cegah Api Membesar

Karhutla Meluas di Ogan Ilir, Petugas Berjibaku Cegah Api Membesar

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang

Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang

Foto | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Ancaman El Nino Sangat Kuat, Pemerintah Diminta Siapkan Langkah Akurat Mitigasi

Ancaman El Nino Sangat Kuat, Pemerintah Diminta Siapkan Langkah Akurat Mitigasi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:18 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×