Dugaan Suap, KPK Periksa Wakil Gubernur Sumut

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 12 Oktober 2015 | 20:28 WIB
Dugaan Suap, KPK Periksa Wakil Gubernur Sumut
Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Senin (12/10/2015). Politikus Partai Nasional Demokrat tersebut diperiksa sebagai saksi terkait dugaan suap dalam interpelasi DPRD terhadap Gubernur Gatot Pujo Nugroho.

‎"Dia dipanggil untuk dimintai keterangan mendalami interpelasi (DPRD Sumut)," kata pimpinan KPK Indriyanto Seno Adji.

Pemeriksaan Tengku Erry diduga kuat untuk mendalami pertemuannya dengan Gatot yang juga dihadiri oleh pengacara O. C. Kaligis dan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh di DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat.‎

Namun, Indriyanto enggan menjelaskan lebih detail keterangan yang ingin diperoleh penyidik dari Tengku Erry.
Diberitakan sebelumnya, DPRD Sumatera Utara mengajukan hak interpelasi kepada Gubernur Gatot pada Maret 2015. Salah satu alasan interpelasi adalah hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan atas laporan keuangan pemerintah provinsi tahun 2013.

Namun, sebulan kemudian sebagian besar anggota DPRD berubah sikap. Pada rapat paripurna ketika itu, mereka sepakat hak interpelasi batal digunakan. Dari 88 anggota DPRD yang hadir, 52 orang menolak hak interpelasi, 35 menyatakan setuju, dan satu orang abstain.

Perkara tersebut bermula dari dugaan suap kepada hakim dan panitera PTUN Medan. Sampai saat ini, delapan orang telah ditetapkan menjadi tersangka.

Mereka adalah Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro, anggota Majelis Hakim Amir Fauzi, Dermawan Ginting, panitera sekaligus Sekretaris PTUN Medan Syamsir Yusfan, dan seorang pengacara yang juga anak buah Kaligis bernama M. Yagari Bhastara alias Gerry.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Gatot dan istri, Evy Susanti, serta Kaligis menjadi tersangka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hakim PTUN Medan Ngaku Tak Kuasa Tolak Duit Kiriman Kaligis

Hakim PTUN Medan Ngaku Tak Kuasa Tolak Duit Kiriman Kaligis

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 19:07 WIB

Karena Didesak Kaligis, Hakim PTUN Medan Akhirnya Mengabulkan

Karena Didesak Kaligis, Hakim PTUN Medan Akhirnya Mengabulkan

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 17:12 WIB

Kaligis Marah, Teriak Jaksa Jangan Tanya Hakim seperti Anak Kecil

Kaligis Marah, Teriak Jaksa Jangan Tanya Hakim seperti Anak Kecil

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 17:00 WIB

Ketua PTUN Medan Didakwa Terima Ribuan Dolar AS dan Singapura

Ketua PTUN Medan Didakwa Terima Ribuan Dolar AS dan Singapura

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 15:01 WIB

Terkini

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:32 WIB

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:16 WIB

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:29 WIB

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:16 WIB

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:06 WIB

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:57 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB