Karena Didesak Kaligis, Hakim PTUN Medan Akhirnya Mengabulkan

Siswanto, Nikolaus Tolen

Kamis, 08 Oktober 2015 | 17:12 WIB
Karena Didesak Kaligis, Hakim PTUN Medan Akhirnya Mengabulkan
Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menolak nota keberatan (eksepsi) Otto Cornelis Kaligis dalam sidang putusan sela di Tipikor, (22/9). [Suara.com/Oke Atmaja]
Ketua Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan, Sumatera Utara, Tripeni Irianto Putro, dalam kapasitas sebagai saksi yang dihadirkan jaksa KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis (8/10/2015), mengakui telah mengabulkan sebagian permintaan terdakwa Otto Cornelis Kaligis ketika menjadi pengacara Gubernur Sumatera Utara (nonaktif) Gatot Pujo Nugroho.

"Iya itu dilakukan dalam dua kali musyawarah, musyawarah pertama dinyatakan, no, baru pada musyawarah majelis kedua dikabulkan sebagiannya, dan yang ditolak itu untuk mengabulkan permintaan Kaligis terkait penyelidikan. Karena penyelidikan itu bisa dilakukan kepada siapa saja," kata Tripeni dalam sidang lanjutan perkara suap hakim dan panitera PTUN Medan dengan terdakwa Kaligis di gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Tripeni juga mengakui beberapakali Kaligis menemuinya sebelum perkaranya diputuskan. Kata Tripeni, pertemuan dengan Kaligis ketika itu, selain untuk konsultasi, juga untuk memohon agar Tripeni mengabulkan perkara, yakni menguji kewenangan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di PTUN.

"Iya waktu itu memang tidak berbicara terlalu jauh, karena saya juga lupa, tetapi kalau Kaligis memohon dikabulkan perkaranya, iya," kata Tripeni.

Tripeni juga mengakui menerima sejumlah uang dari Kaligis. Terkadang, katanya, uang diberikan lewat anak buah Kaligis, M. Yagary Bahastara alias Gerry.

"Iya waktu itu saya terima, tetapi ada yang saya tolak, tapi karena tidak enak dengan beliau, beliau, kan sudah senior, akhirnya saya terima dan tidak dibuka. Rencananya saya ingin memberikan itu lagi kepada pak OC setelah putusan," katanya.

Ketika menerima uang dari Gerry, kata Tripeni, Gerry mengatakan uang tersebut sebagai tanda ucapan terimakasih dari Kaligis. Nilai uangnya lima ribu dolar Amerika Serikat.

"Gery bilang terima kasih dari OC, dan dia kasih lima ribu dolar AS. Mungkin dia kira putusannya sudah selesai," kata Tripeni.

Hingga berita ini diturunkan, sidang di Pengadilan Tipikor masih berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kaligis Marah, Teriak Jaksa Jangan Tanya Hakim seperti Anak Kecil

Kaligis Marah, Teriak Jaksa Jangan Tanya Hakim seperti Anak Kecil

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 17:00 WIB

Ketua PTUN Medan Didakwa Terima Ribuan Dolar AS dan Singapura

Ketua PTUN Medan Didakwa Terima Ribuan Dolar AS dan Singapura

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 15:01 WIB

Kasus Interpelasi dan Penyimpangan APBD Sumut, Segera Ada TSK

Kasus Interpelasi dan Penyimpangan APBD Sumut, Segera Ada TSK

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 17:58 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×