Terkumpul Rp42 Juta Beasiswa untuk Anak Salim Kancil dan Tosan

Siswanto

Selasa, 13 Oktober 2015 | 15:23 WIB
Terkumpul Rp42 Juta Beasiswa untuk Anak Salim Kancil dan Tosan
Sejumlah aktivis melakukan teatrikal sebagai bentuk aksi solidaritas terhadap penganiayaan dan pembunuhan terhadap Salim Kancil di depan Istana, Jakarta, Kamis (1/10). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Aksi solidaritas dari netizen untuk Salim Kancil, aktivis lingkungan yang dibunuh karena menolak tambang pasir ilegal di Lumajang, Jawa Timur, terus bergulir.

Lewat situs penggalangan dana Kitabisa.com, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia berhasil kumpulkan dana lebih dari Rp42 juta untuk beasiswa anak Salim Kancil dan rekan Salim, Tosan. Dana ini terkumpul dari 214 donatur.

Aksi solidaritas juga digaungkan lewat laman Change.org yang sudah didukung lebih dari 50 ribu tandatangan.

Inisiatif penggalangan dana muncul setelah insiden berdarah yang terjadi pada hari Sabtu, 26 September 2015. Inisiatif diluncurkan oleh Walhi setelah berkoordinasi dengan Tim Kerja Perempuan dan Tambang.

Semula dana yang ditargetkan adalah sebesar Rp20 juta, tetapi berkat tingginya solidaritas dari netizen, total donasi mencapai lebih dari dua kali lipat hingga Rp42 juta per Senin, 12 Oktober.

“Capaian yang luar biasa dan melebihi ekspektasi kami. Solidaritas lintas batas inilah yang menjadikan semangat perjuangan tetap hidup,” ujar Voni, perwakilan Walhi.

Selanjutnya seluruh dana yang terkumpul akan diberikan dalam bentuk tabungan pendidikan untuk anak Salim dan Tosan.

Almarhum Salim diketahui meninggalkan seorang anak yang masih duduk di bangku SMP, sementara Tosan memiliki tiga anak, dua di antaranya masih sekolah, satu di SMA dan satu di SD.

Inisiatif penggalangan dana ini juga digaungkan oleh Tim Kerja Perempuan dan Tambang yang membuat petisi di www.change.org/SalimKancil, mengajak netizen pendukung petisi agar ikut berdonasi. Selain itu aksi solidaritas Salim Kancil pun dilakukan di 24 kota.

Hingga saat ini Selasa, (13/10/2015), petisi berjudul “Pak Badrodin, usut pembunuhan berencana Salim Kancil” sudah didukung lebih dari 50 ribu tandatangan. Petisi ini ditujukan kepada Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Pemda Kabupaten Lumajang, Komnas HAM, Lembaga Perlindungan Saksi, dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

“Crowdsourcing dan crowdfunding, seperti Change.org dan Kitabisa.com ini, bisa menjadi wadah bagi netizen untuk berpartisipasi dan mengambil tindakan atas permasalahan sosial yang terjadi,“ kata Rhenald Kasali, praktisi bisnis dan akademisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komisi II DPR akan Panggil Kapolri soal Pembunuhan Salim Kancil

Komisi II DPR akan Panggil Kapolri soal Pembunuhan Salim Kancil

News | Rabu, 07 Oktober 2015 | 06:20 WIB

Kepala Desa Tersangka Pembunuh Salim Kancil Dicopot Sementara

Kepala Desa Tersangka Pembunuh Salim Kancil Dicopot Sementara

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 15:07 WIB

Kasus Salim Kancil, Menteri: Jangan Cuma Untungkan Kades

Kasus Salim Kancil, Menteri: Jangan Cuma Untungkan Kades

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 07:31 WIB

3 Anggota Polisi Diduga Terlibat Penambangan Ilegal di Lumajang

3 Anggota Polisi Diduga Terlibat Penambangan Ilegal di Lumajang

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 06:14 WIB

Buntut Kasus Salim Kancil, Pengusaha Jadi Tersangka

Buntut Kasus Salim Kancil, Pengusaha Jadi Tersangka

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 15:17 WIB

Terkini

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:40 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:39 WIB

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 18:37 WIB

Jejak Rasuah Sirajudin Lasena Diduga Dimulai Sejak Jabat Pj Bupati Bolmut, Raup Belasan Miliar

Jejak Rasuah Sirajudin Lasena Diduga Dimulai Sejak Jabat Pj Bupati Bolmut, Raup Belasan Miliar

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:36 WIB

Art Jakarta 2026 Hadir 2-4 Oktober, Libatkan 75 Galeri dari Indonesia dan Mancanegara

Art Jakarta 2026 Hadir 2-4 Oktober, Libatkan 75 Galeri dari Indonesia dan Mancanegara

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:29 WIB

Minta Pakar Objektif Soal Kebijakan Pemerintah, Pigai: Saya Disuruh Turun Tidak Masalah, Tapi...

Minta Pakar Objektif Soal Kebijakan Pemerintah, Pigai: Saya Disuruh Turun Tidak Masalah, Tapi...

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:27 WIB

Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?

Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:26 WIB

Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol

Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 18:24 WIB

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:24 WIB

Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari

Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 18:23 WIB

×