BMKG: Sebanyak 813 Titik Panas Tersebar di Sumatera

Arsito Hidayatullah

Minggu, 18 Oktober 2015 | 11:06 WIB
BMKG: Sebanyak 813 Titik Panas Tersebar di Sumatera
Foto kabut asap di Sumatera dan Kalimantan dari satelit Terra milik NASA. (Reuters/NASA)

Suara.com - Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mendeteksi sebanyak 813 titik panas yang menyebar di tujuh Provinsi di Pulau Sumatera.

Berdasarkan data BMKG yang diterima Antara di Pekanbaru pada Mingu pukul 05.00 WIB keberadaan titik panas terbanyak masih terpusat di Provinsi Sumatera Selatan dengan 645 titik.

"Selanjutnya di Provinsi Jambi dan Riau keberadaan titik panas meningkat tajam. Di Jambi terpantau 70 titik panas dari sehari sebelumnya yang hanya terdeteksi satu titik," kata Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin.

Sementara titik panas di Riau yang mengindikasikan adanya kebakaran lahan dan hutan itu terpantau sebanyak 49 titik pada Sabtu sore lalu (17/10) dipastikan nihil titik panas.

Sejumlah Provinsi lainnya penyumbang titik panas terbanyak yakni Lampung dengan 27 titik, Bengkulu lima titik, Kepulauan Riau enam titik serta Bangka Belitung 11 titik.

Sementara itu, Sugarin menjelaskan dari 49 titik panas yang terpantau di Riau, 35 diantaranya dipastikan merupakan titik api atau terdapat kebakaran lahan dan hutan dengan tingkat kepercayaan diatas 70 persen.

"Ke 35 titik api terpantau di Meranti, Bengkalis, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Pelalawan dan Siak," jelas Sugarin.

Dia merincikan, Kabupaten Siak merupakan wilayah dengan jumlah titik api terbanyak yang mencapai 12 titik. Meranti terpantau delapan titik dan Bengkalis enam titik. "Sementara itu di Pelalawan terpantau dua titik seta Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu masing-masing tiga titik," ujarnya.

Dengan melonjaknya titik panas di Sumatera dan Riau menyebabkan sejumlah wilayah kembali diselimuti kabut asap pekat. Di Pelalawan jarak pandang hanya berkisar 400 meter akibat asap, selanjutnya di Rengat Indragiri Hulu 600 meter. Di Pekanbaru dan Dumai jarak pandang terpantau masing-masing 800 meter dan 500 meter. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabut Asap Kembali Lumpuhkan Penerbangan di Banjarmasin

Kabut Asap Kembali Lumpuhkan Penerbangan di Banjarmasin

News | Minggu, 18 Oktober 2015 | 10:17 WIB

Kabut Asap Pekat, Warga Samarinda Keluhkan Rasa Pedih di Mata

Kabut Asap Pekat, Warga Samarinda Keluhkan Rasa Pedih di Mata

News | Minggu, 18 Oktober 2015 | 05:37 WIB

Kondisi Terkini Kebakaran Hutan

Kondisi Terkini Kebakaran Hutan

Foto | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 13:29 WIB

Ada 769 Titik Panas di Sumatera Hari Ini

Ada 769 Titik Panas di Sumatera Hari Ini

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 10:22 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×