Kapal Kandas di NTB, Puluhan Penumpang Dievakuasi Tim SAR

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Minggu, 18 Oktober 2015 | 11:53 WIB
Kapal Kandas di NTB, Puluhan Penumpang Dievakuasi Tim SAR
Ilustrasi kapal kandas. [Shutterstock]

Suara.com - Tim Badan SAR Nasional wilayah Mataram bersama Polisi Air dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, berhasil mengevakuasi seluruh penumpang KMP Kormomolin yang kandas di Gili Lampu, Kabupaten Lombok Timur, Minggu, sekitar pukul 06.00 WITA.

"Sebanyak 40 penumpang sudah berhasil dievakuasi, sebagian besar orang dewasa dan beberapa anak-anak, semuanya dalam kondisi aman, tidak ada yang luka," kata Koordinator Pos Badan SAR Nasional (Basarnas) wilayah Mataram, Pos Kayangan, Kabupaten Lombok Timur, Putu Arga Sujarwadi, yang dihubungi dari Mataram, Minggu.

Sujarwadi mengatakan, seluruh penumpang dipindahkan ke kapal milik perusahaan pelayaran lainnya yang dimintai bantuan. Proses evakuasi dilakukan menggunakan sekoci karena kapal penyelamat tidak bisa mendekati KMP Kormomolin yang kandas di perairan yang dangkal.

"Seluruh penumpang dalam kondisi aman dan sudah berada di Pelabuhan Kayangan," ujarnya.

Sementara kendaraan yang berada di dalam kapal kandas tersebut, kata Sujarwadi, tidak akan dipindahkan menggunakan kapal penyelamat karena otoritas pelabuhan pelayaran berencana akan menarik KMP Kormomolin menggunakan kapal berukuran relatif lebih besar.

"Informasi yang saya terima kapal kandas itu akan ditarik oleh KMP Belida atau KMP Tandeman yang ukurannya lebih besar, rencananya siang ini akan ditarik ke perairan yang lebih dalam agar bisa berlayar," katanya.

Menurut Arga, dari hasil pemeriksaan sementara kondisi KMP Kormomolin tidak bocor akibat kandas, sehingga dimungkinkan untuk melakukan penarikan menggunakan kapal berukuran lebih besar.

"Di lokasi kapal kandas tidak ada bebatuan, sehingga kapal dipastikan tidak mengalami kebocoran," ujarnya.

KMP Kormomolin berangkat dari Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat menuju Pelabuhan Kayangan, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (18/10), sekitar pukul 04.00 WITA, kemudian dilaporkan kandas di Gili Lampu, sekitar pukul 06.00 WITA.

Hingga saat ini, aparat belum mendapat informasi resmi tentang penyebab pasti KMP Kormomolin mengalami kandas di Gili Lampu, yang jaraknya relatif tidak jauh dari Pelabuhan Kayangan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapal Feri Berpenumpang 47 Orang Terbalik di Mahakam

Kapal Feri Berpenumpang 47 Orang Terbalik di Mahakam

News | Minggu, 27 September 2015 | 16:06 WIB

Lagi, Dua Jenazah Korban Kapal Karam Ditemukan

Lagi, Dua Jenazah Korban Kapal Karam Ditemukan

News | Kamis, 10 September 2015 | 11:21 WIB

Kecelakaan Kapal di Malaysia, 43 Jenazah WNI Telah Ditemukan

Kecelakaan Kapal di Malaysia, 43 Jenazah WNI Telah Ditemukan

News | Minggu, 06 September 2015 | 16:37 WIB

Cuaca Buruk, Kapal Pelni Kandas di Kali Iwinia Timika

Cuaca Buruk, Kapal Pelni Kandas di Kali Iwinia Timika

News | Senin, 02 Februari 2015 | 23:44 WIB

Terkini

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:09 WIB

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB