Jaksa Agung: Kebiri Pedofil dengan Suntik Hormon Perempuan

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 21 Oktober 2015 | 16:03 WIB
Jaksa Agung: Kebiri Pedofil dengan Suntik Hormon Perempuan
Ilustrasi kekerasan seksual (Shutterstock).

Suara.com - Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengatakan hukuman bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak atau Paedofil perlu diperberat. Di antaranya dengan melakukan kebiri.

Kebiri itu, menurut mantan politisi Nasdem itu dengan menyuntikan hormon perempuan ke si lelaki. Sehingga si pelaku tidak lagi terdorong melakukan kekerasan seksual.

"Untuk teknisnya, nanti pihak Menkes yang bisa memastikan. Konon mau diberi suntik hormon perempuan, dengan begitu secara biologis mereka (pelaku kekerasan seksual anak) tidak terdorong lagi begitu (melakukan kekerasan seksual)," kata Prasetyo saat dihubungi melalui sambungan telpon, Rabu (21/10/2015).

Menurut dia, Undang-undang 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak belum efektif untuk membuat jera pelaku kekerasan seksual anak. Oleh sebab itu, kini Pemerintah tengah mengkaji landasan hukum untuk pengkebirian terhadap Paedofil tersebut.

"Kebiasaannya mereka biasa jadi paedofil dan melakukan kejahatan itu ke banyak anak. Lihat saja beberapa penjahat seksual, korbannya cukup banyak. Berulang kali mereka melakukan kekerasan seksual. Makanya untuk menghentikan ya dikebiri," terangnya.

Dia menambahkan, bahwa kebesaran seksual anak itu sudah menjadi extra ordinary cime atau kejahatan luar biasa. Maka harus ditangani dengan tindakan yang luar biasa juga.

"Maka landasan hukum yang dinilai paling cepat adalah bikin Perppu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang), sebab kalau revisi UU kan lama," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam rapat kabinet terbatas di Istana Negara, Selasa (20/10/2015) kamarin, Presiden Joko Widodo menyetujui usulan pemberantan hukuman dengan kebiri syaraf libido bagi pelaku kekerasan seksual anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hukuman Kebiri Untuk Paedofil, Ini Kata Menkopolhukam

Hukuman Kebiri Untuk Paedofil, Ini Kata Menkopolhukam

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 11:57 WIB

Polri Kaji Hukuman Kebiri bagi Paedofil Masuk UU

Polri Kaji Hukuman Kebiri bagi Paedofil Masuk UU

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 11:04 WIB

Studi: Pengguna Jasa PSK Cenderung Melakukan Kejahatan Seksual

Studi: Pengguna Jasa PSK Cenderung Melakukan Kejahatan Seksual

Lifestyle | Kamis, 03 September 2015 | 08:18 WIB

Didakwa Lakukan Pelecehan Seks, Pelatih Basket Bunuh Diri

Didakwa Lakukan Pelecehan Seks, Pelatih Basket Bunuh Diri

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 09:50 WIB

Lady Gaga Kampanye Anti Kekerasan Seksual di Kampus

Lady Gaga Kampanye Anti Kekerasan Seksual di Kampus

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2015 | 07:00 WIB

Lecehkan 26 Muridnya, Guru SD Ini Dihukum Mati

Lecehkan 26 Muridnya, Guru SD Ini Dihukum Mati

News | Jum'at, 29 Mei 2015 | 08:51 WIB

Pemerkosa Anak Kandung Terancam Penjara Lebih dari 15 Tahun

Pemerkosa Anak Kandung Terancam Penjara Lebih dari 15 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 15:51 WIB

Waspadai Predator Perempuan!

Waspadai Predator Perempuan!

Lifestyle | Selasa, 28 April 2015 | 07:30 WIB

Cabuli Anak di Bawah Umur, Buruh Ditahan saat Bersantai di Rumah

Cabuli Anak di Bawah Umur, Buruh Ditahan saat Bersantai di Rumah

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 07:52 WIB

Mantan Juara Dunia Tenis Ini Didakwa Memerkosa Anak-anak

Mantan Juara Dunia Tenis Ini Didakwa Memerkosa Anak-anak

News | Senin, 09 Februari 2015 | 21:22 WIB

Terkini

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB