Jokowi Dikritik Soal Komitmen pada Open Government Partnership

Siswanto | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 21 Oktober 2015 | 16:57 WIB
Jokowi Dikritik Soal Komitmen pada Open Government Partnership
Presiden Joko Widodo dan anak-anak [Antara]

Suara.com - Direktur Program Transparency International Indonesia Ilham Saenong menilai kinerja selama setahun pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla belum maksimal, bahkan cenderung merosot.

"Oleh karena itu berakibat program- program transparansi dan keterbukaan tidak terkoordinasi dengan baik. Selain itu, untuk menangani kasus tertentu, pemerintah cenderung berlawanan dengan prinsip keterbukaan yang ujungnya memperlambat upaya pemberantasan korupsi," ujar Ilham dalam diskusi media bertema Setahun Pemerintahan Jokowi-JK tentang Open Government Partnership di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta, Rabu ( 21/20/2015).

Di tempat yang sama, Mujtaba Hamdi dari Perkumpulan Media Lintas Komunitas mempertanyakan komitmen menjalankan pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel.

"Sampai hari ini, belum ada sepatah katapun dari Presiden dan Wakil Presiden Indonesia tentang OGP," kata Mujtaba.

Beka Ulung Hapsara dari Internasional NGO Forum On Indonesia Development menilai tiga institusi yang mengelola OGP, yakni Kantor Staf Presiden, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Luar Negeri bergerak tanpa payung yang jelas.

"Jika serius, Presiden seharusnya menerbitkan Perpres atau Inpres yang khusus memandatkan pengelolaan OGP. Terlebih prinsip- prinsip OGP harus tercermin dalam pelaksanaan tujuan pembangunan global Suistainable Development Goals yang baru disahkan sebulan lalu," tuturnya.

OGP merupakan upaya global untuk membuat pemerintah lebih transaparan, efektif, dan akuntabel. OGP diluncurkan pada 20 September 2011 di delapan negara pemrakarsa, yakni Brasil, Indonesia, Meksiko, Norwegia, Filipina, Afrika Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat.

OJP merupakan inisiatif multipihak yang berfokus meningkatkan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan responsif dalam melayani publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bappenas: Banyak PR Pemerintah

Bappenas: Banyak PR Pemerintah

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2015 | 15:53 WIB

Kinerja Jokowi-JK Masih  Jauh dari Harapan, Ini Indikatornya

Kinerja Jokowi-JK Masih Jauh dari Harapan, Ini Indikatornya

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2015 | 14:50 WIB

Ekonomi Lambat, Jokowi: Yang Penting Neraca Perdagangan Surplus

Ekonomi Lambat, Jokowi: Yang Penting Neraca Perdagangan Surplus

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2015 | 14:43 WIB

Pengamat: Jokowi Ingin Menata, Wajar Awalnya Lambat

Pengamat: Jokowi Ingin Menata, Wajar Awalnya Lambat

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2015 | 14:13 WIB

Buka Pameran Perdagangan, Ini Pesan Jokowi kepada Eksportir

Buka Pameran Perdagangan, Ini Pesan Jokowi kepada Eksportir

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2015 | 14:00 WIB

HUT TNI Pakai Peluru Tajam, Rizal Ramli Kagumi Nyali Jokowi

HUT TNI Pakai Peluru Tajam, Rizal Ramli Kagumi Nyali Jokowi

News | Selasa, 20 Oktober 2015 | 19:21 WIB

Terkini

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:58 WIB

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:55 WIB

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:51 WIB

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:41 WIB

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:37 WIB