Terungkap, Dewie Yasin Pernah Bahas PLTU Deiyai pada April 2015

Siswanto, Bagus Santosa

Kamis, 22 Oktober 2015 | 13:24 WIB
Terungkap, Dewie Yasin Pernah Bahas PLTU Deiyai pada April 2015
Tulisan tentang Dewie Yasin Limpo di situs [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Hanura Dewie Yasin Limpo terseret kasus proyek pembangkit listrik di Kabupaten Deiyai, Papua. Dewie ditetapkan menjadi tersangka dan sekarang ditahan di rumah tahanan KPK.

Dari penelusuran Suara.com di situs dewieyasinlimpo.com, Dewie pernah mengadakan pertemuan dengan perwakilan Kabuparen Deiyai untuk membahas pembangunan pembangkit listrik di daerah tersebut.

Informasi mengenai adanya pertemuan tersebut dipublikasikan di situs tanggal 21 April 2015.

Dalam pertemuan, Dewie meminta PLN untuk merealisasikan permintaan warga Deiyai akan pasokan listrik. Menurut Dewie, pasokan listrik PLN untuk warga Deiyai belum mencukupi kebutuhan.

"Kebutuhan listrik di kabupaten ini sangat mendesak. Jika kita mengandalkan pasokan PLN tidak akan pernah cukup. Harus ada energi terbarukan, carikan solusinya," kata Dewie dikutip dari situs dewieyasinlimpo.com.

“Pemanfaatan energi lisrik baru terbarukan ini merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat. Kami berharap daerah menyampaikan usulan ini selengkapnya," Dewie menambahkan.

Usai ditetapkan menjadi tersangka, Pimpinan KPK Johan Budi mengatakan Dewie diduga punya peran untuk memuluskan proyek pengembangan pembangkit listrik mikrohidro di Kabupaten Deiyai.

"Jadi ini (suap) rencananya diberikan untuk dimasukkan pada anggaran 2016," kata Johan, Rabu (21/10/2015).

Dewi disangkakan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dewie ditangkap di Lounge Garuda Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (20/10/2015) malam. Setelah itu, tim penyidik KPK menangkap sekretaris pribadi Dewie: Rinelda Bandaso di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya, yaitu staf ahli Dewie: Bambang Wahyu Hadi, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Deiyai, Papua: Iranius, dan pengusaha Septiadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Narkoba di Tengah Penangkapan Dewie Yasin Ditangani Polda

Kasus Narkoba di Tengah Penangkapan Dewie Yasin Ditangani Polda

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 12:17 WIB

Ditahan KPK, Dewie Yasin Limpo Siap Buktikan Tak Korupsi

Ditahan KPK, Dewie Yasin Limpo Siap Buktikan Tak Korupsi

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 08:36 WIB

KPK Langsung Tahan Dewie Limpo dan EmpatTersangka Lainnya

KPK Langsung Tahan Dewie Limpo dan EmpatTersangka Lainnya

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 06:01 WIB

Gubernur Sulsel Hormati Proses Hukum Dewie Yasin Limpo

Gubernur Sulsel Hormati Proses Hukum Dewie Yasin Limpo

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 06:37 WIB

Dewie Diduga Ingin Mainkan Proyek APBN 2016 Ratusan Miliar

Dewie Diduga Ingin Mainkan Proyek APBN 2016 Ratusan Miliar

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 19:26 WIB

Terkini

4 Brightening Micellar Water, Anti-Ribet Angkat Kotoran dan Bikin Cerah

4 Brightening Micellar Water, Anti-Ribet Angkat Kotoran dan Bikin Cerah

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Komnas HAM Soroti Sejumlah Poin dalam Draf Revisi UU HAM

Komnas HAM Soroti Sejumlah Poin dalam Draf Revisi UU HAM

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Kementan Belum Tahu Berapa Luas Lahan Pertanian Terdampak Karhutla

Kementan Belum Tahu Berapa Luas Lahan Pertanian Terdampak Karhutla

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:33 WIB

TEN Resmi Jadi Duta Global, Kampanye Barunya Angkat Gaya Hidup Modern

TEN Resmi Jadi Duta Global, Kampanye Barunya Angkat Gaya Hidup Modern

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Beban Eksternalitas MBDK pada Publik

Beban Eksternalitas MBDK pada Publik

Opini | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Bercak Darah di Balik Pintu Warung, Cerita Horor Saksi Tawuran Maut Kebon Jeruk Tewaskan 1 Orang

Bercak Darah di Balik Pintu Warung, Cerita Horor Saksi Tawuran Maut Kebon Jeruk Tewaskan 1 Orang

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Masuk Blacklist Politisi Edisi Bupati/Wali Kota, Ini Respon Santai Respati Ardi

Masuk Blacklist Politisi Edisi Bupati/Wali Kota, Ini Respon Santai Respati Ardi

Surakarta | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:15 WIB

LG Pimpin Pasar Mesin Cuci Front Loading, Andalkan AI untuk Pertahankan Konsumen

LG Pimpin Pasar Mesin Cuci Front Loading, Andalkan AI untuk Pertahankan Konsumen

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

×