Pemburu dan Pembakar Hutan Way Kambas Ditangkap

Angelina Donna

Minggu, 25 Oktober 2015 | 10:00 WIB
Pemburu dan Pembakar Hutan Way Kambas Ditangkap
Kebakaran Hutan

Tim Patroli Balai Taman Nasional Way Kambas di Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung menangkap pemburu rusa dan pembakar hutan, usai melakukan aksinya di kawasan hutan taman nasional ini.

Koordinator Humas Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Sukatmoko, Minggu (25/10/2015), saat dihubungi membenarkan informasi telah tertangkap salah seorang pemburu dan pembakar hutan TNWK selama ini.

Sukatmoko mengungkapkan, Tim Patroli Balai TNWK telah berhasil menangkap satu orang pemburu dan pembakar hutan ini, sedangkan satu rekannya bisa meloloskan diri.

"Pada pukul 08.45 WIB (Sabtu, 24/10) kemarin, Tim Patroli TNWK yang dipimpin Kasat Polhut berhasil menangkap salah satu pemburu dan pembakar hutan ini," ujarnya lagi.

Dia menjelaskan, pemburu dan pembakar hutan ini ditangkap di Seksi II wilayah hutan TNWK, usai melancarkan aksinya.

Dari tangan pelaku diamankan satu pucuk senjata api laras panjang dengan enam butir peluru dan korek api untuk membakar hutan.

"Selain itu, diamankan juga tiga ekor kijang hasil perburuan pelaku," ujarnya lagi.

Dia menyebutkan, identitas pelaku pembakar hutan ini bernama Mardiyanto, warga Kecamatan Bandar Surabaya Kabupaten Lampung Tengah.

Saat ini, kata Sukatmoko, pelaku sudah diamankan di Polres Lampung Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.

Beberapa kali sebelumnya kawasan hutan TNWK mengalami kebakaran, sehingga menyulitkan petugas pengamanan untuk memadamkannya.

Kawasan hutan TNWK ini dinyatakan Menteri Pertanian tahun 1982, dan ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No.: 14/Menhut- II/1989 dengan luas 130.000 hektare. TNWK kemudian ditetapkan Menteri Kehutanan, SK No.: 670/Kpts-II/1999, dengan luas 125.621,3 hektare, berada di Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung.

TNWK merupakan perwakilan ekosistem hutan dataran rendah yang terdiri dari hutan rawa air tawar, padang alang-alang/semak belukar, dan hutan pantai di Sumatera.

Jenis tumbuhan di taman nasional ini, antara lain api-api (Avicennia marina), pidada (Sonneratia sp.), nipah (Nypa fruticans), gelam (Melaleuca leucadendron), salam (Syzygium polyanthum), rawang (Glochidion borneensis), ketapang (Terminalia cattapa), cemara laut (Casuarina equisetifolia), pandan (Pandanus sp.), puspa (Schima wallichii), meranti (Shorea sp.), minyak (Dipterocarpus gracilis), dan ramin (Gonystylus bancanus).

TNWK memiliki 50 jenis mamalia, di antaranya badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis), gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus), harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae), tapir (Tapirus indicus), anjing hutan (Cuon alpinus sumatrensis), siamang (Hylobates syndactylus syndactylus); 406 jenis burung, di antaranya bebek hutan (Cairina scutulata), bangau sandang lawe (Ciconia episcopus stormi), bangau tong-tong (Leptoptilos javanicus), sempidan biru (Lophura ignita), kuau (Argusianus argus argus), pecuk ular (Anhinga melanogaster); berbagai jenis reptilia, amfibia, ikan, dan insekta.

Gajah-gajah liar dilatih di Pusat Latihan Gajah Way Kambas ini (9 km dari pintu gerbang Plang Ijo), menjadi gajah tunggang, atraksi, angkutan kayu dan bajak sawah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asap Kebakaran Sumatera Sudah Sampai di Lampung

Asap Kebakaran Sumatera Sudah Sampai di Lampung

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 06:36 WIB

Jokowi Klaim Pantau Kebakaran Hutan dari AS

Jokowi Klaim Pantau Kebakaran Hutan dari AS

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 06:12 WIB

Giliran Hutan di Karawang Terbakar

Giliran Hutan di Karawang Terbakar

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 05:06 WIB

1.500 Hektare Suaka Margasatwa Cikepuh Terbakar

1.500 Hektare Suaka Margasatwa Cikepuh Terbakar

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 04:04 WIB

7.000 Pembersih Udara Dikerahkan di Kalimantan Tengah

7.000 Pembersih Udara Dikerahkan di Kalimantan Tengah

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 03:05 WIB

Asap Kebakaran Selimuti Papua Selatan

Asap Kebakaran Selimuti Papua Selatan

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 01:58 WIB

Titik Panas di Papua Melonjak Jadi 420

Titik Panas di Papua Melonjak Jadi 420

News | Sabtu, 24 Oktober 2015 | 15:10 WIB

Terkini

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 09:25 WIB

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

×