Giliran Hutan di Karawang Terbakar

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 25 Oktober 2015 | 05:06 WIB
Giliran Hutan di Karawang Terbakar
Ilustrasi kebakaran hutan. (Antara)

Suara.com - Kawasan hutan Gunung Cipaga, Desa Wargasertra, Kabupaten Karawang, Jawa Barat terbakar. Ini terjadi berulang kali dan membuat panik masyarakat setempat.

"Beberapa hari lalu kawasan hutan Gunung Cipaga kebakaran berbarengan dengan kebakaran kawasan hutan Gunung Cengkik, wilayah Karawang Selatan. Sekarang kebakaran terjadi lagi, apinya sangat besar," kata Agung, warga setempat, di Karawang, Sabtu (24/10/2015).

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran di kawasan hutan Gunung Cipaga. Sebab di kawasan itu secara tiba-tiba saja mengeluarkan asap. Sampai akhirnya terjadi kebakaran yang cukup besar.

Kebakaran kawasan hutan di pertengahan puncak Gunung Cipaga mulai terjadi sejak Sabtu petang. Api secara tiba-tiba membesar, sampai membuat sebagian warga Desa Wargasetra, Kecamatan Tegalwaru Karawang panik.

"Titik kebakaran dengan pemukiman memang jauh. Tetapi warga khawatir api menjalar ke kawasan hutan bagian bawah yang berdekatan dengan pemukiman mereka," katanya.

Warga setempat dan petani hutan yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) serta Perhutani BKPH Pangkalan kini masih melakukan upaya pemadaman api dengan alat seadanya.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan api semakin membesar dan menjalar ke titik lain. Untuk menghindari api menjelar, petugas juga berupaya melakukan skat bakar.

"Kami bersama LMDH dan petugas Perhutani akan terus siaga penuh untuk mengantisipasi api membesar," katanya.

Agung mengatakan, sejak sepekan terakhir kawasan hutan yang berada di puncak Gunung Cipaga dilanda beberapa kali kebakaran.

Selain di kawasan hutan puncak Gunung Cipaga, ada pula titik kebakaran lainnya yang beberapa kali terjadi selama sepekan terakhir, yakni di kawasan hutan Gunung Cengkik.

"Kebakaran hutan beberapa kali terjadi di kawasan hutan Karawang bagian selatan, jadi warga khawatir," katanya. (Antara)

BACA JUGA:

Akhirnya, Kabut Asap Sampai di Langit Jakarta

Presiden Jokowi Mengaku Pernah Dimaki WNI di Qatar

12 Tewas di Inul Vizta, Shaheer Curhat di Twitter

Menpora Minta Dokter Lakukan yang Terbaik untuk Kurnia Sandy

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Titik Panas di Papua Melonjak Jadi 420

Titik Panas di Papua Melonjak Jadi 420

News | Sabtu, 24 Oktober 2015 | 15:10 WIB

Berkas 60 Tersangka Pembakar Hutan Sudah P21

Berkas 60 Tersangka Pembakar Hutan Sudah P21

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 17:40 WIB

Dua Hari Terakhir, Asap di Riau Berwarna Kuning

Dua Hari Terakhir, Asap di Riau Berwarna Kuning

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 06:31 WIB

Polri Tangani 262 Kasus Kebakaran Hutan di Sumatera-Kalimantan

Polri Tangani 262 Kasus Kebakaran Hutan di Sumatera-Kalimantan

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 00:18 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×