KPAI Bakal Rehabilitasi Belasan Bocah Korban Pencabulan Maskur

Laban Laisila, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 27 Oktober 2015 | 15:23 WIB
KPAI Bakal Rehabilitasi Belasan Bocah Korban Pencabulan Maskur
Sekjen Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda, saat di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/5/2015). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bakal melakukan upaya rehabilitasi kepada belasan korban pencabulan yang dilakukan oleh tersangka Maskur (34). 

Menurut Kepala Divisi Sosialisasi KPAI Erlinda, upaya rehabilitasi sangat penting dilakukan untuk memulihkan psikologi anak yang telah menjadi korban pencabulan.

"Yang penting bagaimana menghilangkan trauma bagi anak-anak itu," kata Erlinda saat ditemui di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2015).

Menurutnya, rehabilitasi juga penting dilakukan agar para korban pencabulan tidak menyimpang secara seksual saat sudah dewasa.

"Jika trauma tidak segera direhab mereka akan mendapat dampak tidak bisa melakukan sosialisasi luas. Bahkan mereka sangat bisa berpotensi menjadi pelaku dan melakukan tindakan menyimpang," kata dia.

Tak hanya melakukan pemulihan terhadap psikologi korban. Pihaknya juga akan melakukan pengecekan terhadap kesehatan untuk memastikan tidak ada penyakit menular yang diidap para korban.

"Nanti kesehatan akan kami chek. Jika ditemukan indikasi kelainan, maka dapat dengan cepat disembuhkan," kata dia.

Sebelumnya, Aparat kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan telah menciduk pelaku Maskur (34) pelaku pencabulan anak. Pelaku pencabulan tersebut diciduk di rumahnya di Jalan Duren Bangka, Pancoran, Jakarta Selatan pada Selasa lalu (20/10/2015).

Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat mengataka,  pengungkapan kasus ini berawal dari salah satu ibu korban, P (34),  yang melaporkan jika anaknya telah menjadi korban pencabulan.

"Terkait korban, jumlah ada lebih dari 15 orang. Yang sudah dikonfirmasi 11 orang, 5 sudah di visum dan lain masih berjalan," kata Wahyu.

Modus yang dilakukan pelaku terhadap para korbannya yakni dengan diimingi-imingi uang antara Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu. Pelaku juga sering mengacam anak-anak untuk tidak membocorkan perlakukan bejatnya tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kejahatan Seksual Anak Marak, Ini Masukan Polisi

Kejahatan Seksual Anak Marak, Ini Masukan Polisi

News | Selasa, 27 Oktober 2015 | 14:04 WIB

Bocah Korban Pencabulan Maskur Ada yang Masih 5 Tahun

Bocah Korban Pencabulan Maskur Ada yang Masih 5 Tahun

News | Selasa, 27 Oktober 2015 | 13:18 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Pencabulan 15 Anak di Pancoran

Polisi Ciduk Pelaku Pencabulan 15 Anak di Pancoran

News | Selasa, 27 Oktober 2015 | 12:57 WIB

Terkini

Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet

Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari

Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik

Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA

Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA

Riau | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Golkar Rombak Susunan AKD DPR, Bamsoet Kini Jadi Anggota Biasa Komisi II

Golkar Rombak Susunan AKD DPR, Bamsoet Kini Jadi Anggota Biasa Komisi II

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Indonesia Nonton Final Piala AFF 2026: Vietnam Punya Kartu AS Kalahkan Thailand

Indonesia Nonton Final Piala AFF 2026: Vietnam Punya Kartu AS Kalahkan Thailand

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Samsung Siapkan Galaxy Event 27 Agustus, Siap-siap Ada Anggota Baru Galaxy S26 Series!

Samsung Siapkan Galaxy Event 27 Agustus, Siap-siap Ada Anggota Baru Galaxy S26 Series!

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Dari Rak Buku ke Ruang Lifestyle, Wajah Baru Toko Buku di Tengah Era Digital

Dari Rak Buku ke Ruang Lifestyle, Wajah Baru Toko Buku di Tengah Era Digital

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Fathimah Azzahra BEM UI Dapat Serangan Brutal di Sosmed, Dituding Penganut Agama Ini

Fathimah Azzahra BEM UI Dapat Serangan Brutal di Sosmed, Dituding Penganut Agama Ini

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Bamus Betawi Minta Warga Pati Tahan Diri, Tak Perlu Ramai-ramai Demo ke Jakarta

Bamus Betawi Minta Warga Pati Tahan Diri, Tak Perlu Ramai-ramai Demo ke Jakarta

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:01 WIB

×