91 Persen Penduduk Indonesia Malas Membaca!

Adhitya Himawan

Rabu, 28 Oktober 2015 | 14:02 WIB
91 Persen Penduduk Indonesia Malas Membaca!
Siswa SD sedang membaca di kelas

Suara.com -  Kantor Perpustaan Nasional Republik Indonesia mencatat 91 persen penduduk usia di atas 10 tahun gemar menonton televisi, tapi tidak suka membaca buku.

"Sebanyak 10 persen masyarakat Indonesia yang umurnya di bawah 10 tahun gemar membaca, dan 90 persen penduduk gemar nonton televisi dan tidak suka membaca. Artinya minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah," kata Kepala Kantor Perpustakaan Nasional RI Sri Sularsih dalam acara Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca di Kabupaten Kulon Progo, DIY, Rabu (28/10/2015).

Ia mengatakan di negara maju, masyarakatnya gemar membaca. Setiap penduduknya membaca buku antara 20 hingga 30 judul per tahun. Sementara itu, minat baca masyarakat Indononesia hanya membaca buku paling banyak tiga judul, itu pun masyarakat usia 0-10 tahun.

Selain itu, kata Sri Sularsih, berbasarkan hasil survei yang dilakukan UNDP, menunjukan indek pembangunan manusia (IPM) Indonesoa pada 2014, menempati urutan ke - 108 dari 187 negara di dunia. IPM Indonesia lebih tinggi dibandingkan Miyanmar, Laos, Kamboja, Vietnam dan Filipina. Tapi IPM Indonesia kalah jauh bila dibandingkan di Singapura yang menempati posisi ke - 9, dan Brunei Darussalam, Malaysia dan Thailand.

"IPM ini ditinjau dari aspek kesehatan, pendidikan dan pendapatan masyarakat. Hal ini menandakan, kita barus bekerja keras memajukan masyarakat dari sisi kesejahteraan," katanya.

Menurut dia, untuk menjadi negara yang maju, kunci utamanya yakni kualitas sumber daya manusia yang gemar membaca.

Untuk itu, kata dia, gemar membaca harus menjadi kebiasaan masyarakat. Gemar membaca harus ditanamankan kepada anak usia dini.

"Kita menyadari kualitas sumber daya manusia (SDM) menentukan pembangunan dalam memujudkan masyarakat Indonesia yang maju dan sejahtera. kami berharap, dapat mendorong masyarakat mencintai budaya lokal melalui membaca buku. Serta menjadikan perpustaan sebagai sahabat dan sumber ilmu pengetahuan," katanya.

Pada kesempatan itu, Kantor Perpustakaan Nasional menyerahkan bantuan buku sebanyak 500 eksemplar kepada Perpustaan Daerah Kulon Progo.

"Kami berupaya memberiian dukungan supaya masyarakat Kulon Progo tidak kekurangan sumber informasi dan masyarakat gemar membaca, dan menjadi masyarakat lebih," katanya.

Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengatakan gemar membaca membebaskan dari kebodohan dan kemiskinan. Untuk itu, Pemkab Kulon Progo membangun gedung perpustaan dengan menggunakan lokasi yang strategis, dan berdekatan dengan Taman Wana Winulang.

"Kedepan, Taman Wana Winulang menjadi outlet taman baca. Selain itu, untuk menggerakan masyarakat gemar membaca, di setiap desa disediakan perpustakaan dan sudah semakin menggeliat," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Evaluasi 1 Tahun Pemerintahan Jokowi di Bidang Pendidikan

Ini Evaluasi 1 Tahun Pemerintahan Jokowi di Bidang Pendidikan

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 21:05 WIB

Program Bela Negara Bisa Jadi Beban Buat APBN

Program Bela Negara Bisa Jadi Beban Buat APBN

News | Rabu, 14 Oktober 2015 | 15:10 WIB

Pelecehan Marak, Dokter Kecil Dibekali Pendidikan Seks

Pelecehan Marak, Dokter Kecil Dibekali Pendidikan Seks

News | Rabu, 14 Oktober 2015 | 14:35 WIB

Daftar Hunian dengan Pilihan Sekolah Terbaik di Jakarta

Daftar Hunian dengan Pilihan Sekolah Terbaik di Jakarta

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 09:23 WIB

22 PTS di Kopertis Wilayah X Dinonaktifkan

22 PTS di Kopertis Wilayah X Dinonaktifkan

News | Selasa, 06 Oktober 2015 | 11:39 WIB

Inilah 243 Perguruan Tinggi yang Dinon-aktifkan Dikti (2)

Inilah 243 Perguruan Tinggi yang Dinon-aktifkan Dikti (2)

News | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 11:21 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×