Ini Wujud Peluru Rakitan yang Ditembakkan ke Kantor Gojek

Siswanto, Erick Tanjung

Minggu, 01 November 2015 | 17:58 WIB
Ini Wujud Peluru Rakitan yang Ditembakkan ke Kantor Gojek
Peluru rakitan yang ditembakkan ke kantor PT. Gojek Indonesia di Jalan Kemang Selatan 8, Nomor 56, Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (1/11/2015) [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Dari hasil analisa tempat kejadian perkara, kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti, tembakan ke kantor PT. Gojek Indonesia di Jalan Kemang Selatan 8, Nomor 56, Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (1/11/2015), bukan berasal dari senjata api.

‎"Jadi ini bukan tembakan, kami menduga ini bukan dari senjata api. Tapi ada alat pelontar lain yang digunakan untuk melepas benda kecil dari logam," kata Krishna saat ditemui di lokasi kejadian.

Krishna pun memperlihatkan foto logam yang ditemukan petugas di lokasi kejadian. Logam inilah yang dilontarkan oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor ‎lewat alat seperti telepon genggam.

"Ini logam rakitan memecahkan kaca pintu tadi. Senjatanya mungkin rakitan yang dibentuk untuk melontarkan logam itu. Jadi bukan peluru. Kepala logamnya tidak mengindikasikan peluru tajam," kata Krishna.

Menurut pengamatan Suara.com, logam tersebut serupa dengan kepala obeng berukuran sekitar tiga sentimeter berwarna coklat seperti sudah karatan.

Krishna menambahkan berdasarkan keterangan saksi, dalam insiden sekitar jam 10.35 WIB tadi, tak terdengar suara letusan senjata api.

"Tadi tidak ada suara tembakan, tak ada suara dor," kata dia.

Krishna mengatakan logam tersebut tidak menembus pintu kaca. Kalau peluru tajam dari senjata api, katanya, pasti bisa menembus kaca.

"Kacanya kan tidak dilindungi oleh pelindung gelap. Peluru tidak tembus ke dalam, malah terpental ke luar. Berarti daya tekanannya tidak kuat," katanya.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Sektor Mampang Komisaris Polisi Prio Utomo menyebut benda yang ditembakkan ke kantor Gojek sebagai proyektil peluru jenis rakitan.

"Ditemukan tepat di depan pintu masuk," kata Prio kepada Suara.com melalui aplikasi Whatsapp.

Prio memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

"Hanya kaca depan kantor Gojek mengalami pecah dan rusak," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kantor Gojek Ditembak, Polda: Ini Teror, Ada Masalah Serius

Kantor Gojek Ditembak, Polda: Ini Teror, Ada Masalah Serius

News | Minggu, 01 November 2015 | 17:43 WIB

Polisi Belum Tahu Motif Penembakan Kantor Gojek di Kemang

Polisi Belum Tahu Motif Penembakan Kantor Gojek di Kemang

News | Minggu, 01 November 2015 | 15:51 WIB

Kantor Gojek Ditembak, Tim Inafis Polri Dikerahkan ke TKP

Kantor Gojek Ditembak, Tim Inafis Polri Dikerahkan ke TKP

News | Minggu, 01 November 2015 | 15:38 WIB

Kantor Gojek Ditembak, Polisi Temukan Satu Butir Peluru

Kantor Gojek Ditembak, Polisi Temukan Satu Butir Peluru

News | Minggu, 01 November 2015 | 15:21 WIB

Kronologis Penembakan Kantor Gojek di Kemang

Kronologis Penembakan Kantor Gojek di Kemang

News | Minggu, 01 November 2015 | 15:12 WIB

Terkini

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Praktik 'Nuthuk' Harga Muncul Lagi di Malioboro, Wisatawan Keluhkan Es Jeruk Rp20 Ribu per Gelas

Praktik 'Nuthuk' Harga Muncul Lagi di Malioboro, Wisatawan Keluhkan Es Jeruk Rp20 Ribu per Gelas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Karhutla Sumsel, Ini Rincian Dana untuk 15 Daerah

Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Karhutla Sumsel, Ini Rincian Dana untuk 15 Daerah

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:02 WIB

BMKG Ungkap 75 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau

BMKG Ungkap 75 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau

Foto | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Menbud Fadli Zon Soroti Karhutla Ancam Lukisan Gua Prasejarah dan Makam Toraja

Menbud Fadli Zon Soroti Karhutla Ancam Lukisan Gua Prasejarah dan Makam Toraja

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP

Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP

Jogja | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Sestama BNPB Klaim Serahkan Dokumen ke Penyidik KPK

Usai Diperiksa 7 Jam, Sestama BNPB Klaim Serahkan Dokumen ke Penyidik KPK

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:55 WIB

3 Day Cream Wardah untuk Kurangi Flek Hitam, Bisa Dipakai Usia 40 Tahun ke Atas

3 Day Cream Wardah untuk Kurangi Flek Hitam, Bisa Dipakai Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Komnas HAM Sambut Putusan MK, Prajurit Pelaku Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Komnas HAM Sambut Putusan MK, Prajurit Pelaku Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:54 WIB

×