Mabes Polri Beberkan Perusakan Rumah Ibadah Aliran Kepercayaan

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 11 November 2015 | 15:24 WIB
Mabes Polri Beberkan Perusakan Rumah Ibadah Aliran Kepercayaan
Ilustrasi Bareskrim Polri [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Mabes Polri yakin tidak ada motif politik dalam kasus perusakan bangunan yang akan dipakai untuk rumah ibadah bagi penganut aliran kepercayaan Sapta Darma yang dilakukan warga di Rembang, ‎Jawa Tengah‎, Selasa (10/11/2015). Warga merusak karena menilai keberadaan rumah ibadah tidak memiliki izin.

"Bukan politik (motif perusakan), rumah ibadah itu tidak ada izin jadi ilegal. Warga tidak terima sehingga disepakati didirikan di tempat lain. Kalau pastinya tanya pak Kapolres Rembang," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Suharsono, Rabu (11/11/2015).

Pascaperusakan, kata Suharsono, aparat di daerah setempat langsung menggelar mediasi. Polisi, katanya, saat ini tengah menyelidiki penyebabnya.

"Tunggu perkembangannya, saat ini masih terjadi dialog," ujarnya.

Suharsono menjelaskan gedung yang dirusak warga masih berupa bangunan yang belum jadi.

"Saya tegaskan itu bukan pembakaran. Jadi bangunannya itu baru dibangun, baru susun bata, baru memasang kusen. Ukuran bangunan 9x9 meter," kata dia.

Bangunan yang dirusak warga bernama Candi Busono. Bangunan dirusak pukul 10.30 Wib.‎ Pelakunya ada sekitar 50 orang. Kerugian akibat perusakan ditaksir mencapai Rp100 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian Agama Sebaiknya Diganti Jadi Kementerian Berketuhanan

Kementerian Agama Sebaiknya Diganti Jadi Kementerian Berketuhanan

News | Jum'at, 29 September 2023 | 08:45 WIB

Ranperpres PKUB: Sentralisasi Ala Orde Baru Suburkan Intoleransi

Ranperpres PKUB: Sentralisasi Ala Orde Baru Suburkan Intoleransi

News | Jum'at, 29 September 2023 | 08:25 WIB

Terasing di Negeri Sendiri, Kemendagri Keberatan Penghayat Masuk Ranperpres PKUB

Terasing di Negeri Sendiri, Kemendagri Keberatan Penghayat Masuk Ranperpres PKUB

News | Jum'at, 29 September 2023 | 08:10 WIB

Terkini

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:01 WIB

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:39 WIB

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:25 WIB

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:18 WIB