Irlandia Pertama Kalinya Akui Pernikahan Sesama Jenis

Laban Laisila | Suara.com

Rabu, 18 November 2015 | 05:01 WIB
Irlandia Pertama Kalinya Akui Pernikahan Sesama Jenis
Ilustrasi lelaki penyuka sesama jenis. (Shutterstock)

Suara.com - Richard Dowling dan Cormac Gollogly telah menjalin hubungan selama 12 tahun, bertunangan selama 5 tahun, akhirnya menjadi pasangan sesama jenis pertama yang menikah di Irlandia.

Irlandia pada Mei 2015, menjadi negara pertama yang mengadopsi pernikahan sesama jenis melalui pemungutan suara. Dukungan dari 62 persen pemilih menandai perubahan mendasar dari masyarakat Irlandia yang dulunya konservatif dan sangat kuat menganut Katolik.

Setelah penolakan hukum menunda pernikahan-pernikahan pertama, Irlandia resmi mengakui pernikahan sesama jenis mulai pekan ini yang ditandai dengan pengucapan janji nikah Dowling dan Gollogly di kota Clonmel pada Selasa (17/11/2015), waktu setempat.

"Kami benar-benar senang bisa melakukannya. Memiliki sebuah pernikahan utuh sangat penting bagi kami sehingga kami bisa lebih tenteram dan tumbuh tua bersama," ujar Dowling (35) kepada Irish Times yang mempublikasikan pernikahan Dowling-Gollogly dalam situs web mereka.

Mary-Claire Heffernan, seorang petugas catatan sipil yang mengumumkan pasangan tersebut sebagai suami dan suami, mengatakan Dowling-Gollogly merupakan pasangan sesama jenis pertama yang menikah di Irlandia.

Sementara pasangan-pasangan lain harus menunggu selama tiga bulan untuk mendaftarkan pernikahan mereka, pernikahan warga asing yang sesama jenis menjadi resmi sejak Senin, dan mereka yang bergabung dalam kemitraan sipil di bawah undang-undang tahun 2009 seperti Dowling dan Gollogly, bisa menikah dengan segera.

Pemungutan suara "Yes" yang diadakan pada Mei di Irlandia memiliki efek mendalam bagi komunitas sesama jenis dimana pasangan saling bergandengan tangan merupakan pemandangan umum di Dublin dan politikus yang mengaku homoseksual menjadi selebriti nasional.

Irlandia mengikuti beberapa negara Eropa Barat seperti Inggris, Prancis, dan Spanyol dalam mengizinkan pernikahan sesama jenis yang juga legal di Afrika Selatan, Brazil, Kanada, dan Amerika Serikat, meskipun homoseksualitas masih dianggap tabu dan ilegal di sebagian besar Afrika dan Asia. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bali Wedding Association Bantah Jadi WO Pernikahan Sejenis

Bali Wedding Association Bantah Jadi WO Pernikahan Sejenis

News | Rabu, 16 September 2015 | 15:47 WIB

Bali Geger, Desa Tempat Pernikahan Sejenis Dicari Aparat

Bali Geger, Desa Tempat Pernikahan Sejenis Dicari Aparat

News | Rabu, 16 September 2015 | 11:14 WIB

Gubernur Bali Selidiki Foto Pernikahan Sejenis

Gubernur Bali Selidiki Foto Pernikahan Sejenis

News | Selasa, 15 September 2015 | 16:05 WIB

Ini Satu-Satunya Daerah Amerika yang Menolak Pernikahan Sejenis

Ini Satu-Satunya Daerah Amerika yang Menolak Pernikahan Sejenis

News | Sabtu, 11 Juli 2015 | 07:03 WIB

Terkini

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

News | Jum'at, 03 April 2026 | 06:48 WIB

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB