Begini Cerita Saksi Mata saat Korban Ledakan Granat Masuk RS

Laban Laisila | Welly Hidayat | Suara.com

Kamis, 19 November 2015 | 00:53 WIB
Begini Cerita Saksi Mata saat Korban Ledakan Granat Masuk RS
Petugas Laboratorium Forensik Polda Metro Jaya melakukan olah TKP di lokasi ledakan granat di gedung perkantoran Multipiranti Graha, Jalan Raden Inten II, Jakarta, Senin (16/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Mariam (46) salah satu penunggu pasien di rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi, melihat para korban ledakan granat di Gedung Graha Buaran, Jakarta Timur, pada Senin (16/11/201).

Saat ditemui suara.com Rabu malam (18/11/2015), Mariam mengungkapkan, korban  yang pertama kali datang ke rumah sakit adalah Maulana (30) ke rumah sakit.

"Jam tiga-an saya lihat dia turun dari mobil, di IGD saya pikir kena tembakan, si korban masih bisa turun sendiri dari mobil, berjalan sambil memegang dadanya," kata Mariam saat menceritakan kejadian tersebut.

Saat itu Mariam terkejut dengan melihat seorang perempuan berlumuran darah dan banyak polisi saat itu yang datang ke rumah sakit.

"Iya saya kaget, melihat Istrinya kan rambutnya panjang, darah semua itu apalagi banyak polisi juga mulai berdatangan," kata Mariam saat ditemui di ruang tunggu ICU.

Mariam juga menceritakan sedikit kronologis didapat dari istri korban bahwa saat sebelum terjadi lemparan Granat di kantor korban, saat itu dia sedang mencari colokan listrik.

"Mulana saat menjaga malam itu, dia mau mencari charger hp, dia lihat didepan lobi tersebut ada sambungan listrik, dan dia duduk duduk disitu sambil charger, ternyata ada yang melempar granat, terus dia terlempar," kata Mariam.

Lebih lanjut, Mariam menceritakan istri korban, sudah diminta untuk tidak banyak bicara kepada media atau pun publik dan tertutup terhadap kondisi suami korban.

"Kalau ada wartawan istrinya nggak mau ngomong biasa aja, saya perhatikan diruang tunggu untuk pasien, mungkin sudah dibilangin polisi untuk tidak bicara," kata Mariam.

Diketahui, ledakan granat itu terjadi Senin (16/11/2015) sekitar pukul 03.00 WIB. Granat yang dilempar orang tak dikenal tersebut memecahkan kaca-kaca dan plafon, serta melukai petugas keamanan setempat bernama Supriyanto Maulana (30).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gedung yang Dilempar Granat Belum Ada Aktivitas, Karyawan Bingung

Gedung yang Dilempar Granat Belum Ada Aktivitas, Karyawan Bingung

News | Rabu, 18 November 2015 | 18:12 WIB

Kasus Granat di Duren Sawit, Polisi Periksa 15 Orang Saksi

Kasus Granat di Duren Sawit, Polisi Periksa 15 Orang Saksi

News | Rabu, 18 November 2015 | 15:18 WIB

Polda Belum Pastikan Pelempar Granat Orang Terlatih

Polda Belum Pastikan Pelempar Granat Orang Terlatih

News | Selasa, 17 November 2015 | 11:51 WIB

Cerita Haru Sesaat Setelah Ledakan Granat Duren Sawit

Cerita Haru Sesaat Setelah Ledakan Granat Duren Sawit

News | Senin, 16 November 2015 | 17:52 WIB

Terkini

Dua Hari Stasiun Bekasi Timur Lumpuh, Pedagang Kecil Terpukul: Masak Sedikit Aja, Nggak Ada Orang

Dua Hari Stasiun Bekasi Timur Lumpuh, Pedagang Kecil Terpukul: Masak Sedikit Aja, Nggak Ada Orang

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:44 WIB

Eks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Buka Praktik Kecantikan Ilegal, Wajah Pasien Bernanah

Eks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Buka Praktik Kecantikan Ilegal, Wajah Pasien Bernanah

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:36 WIB

KSPI Pindahkan Aksi May Day 2026 dari DPR ke Monas Usai Bertemu Prabowo, Ini Hasil Pembicaraannya

KSPI Pindahkan Aksi May Day 2026 dari DPR ke Monas Usai Bertemu Prabowo, Ini Hasil Pembicaraannya

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:20 WIB

KPK Endus Setoran Bos-bos Rokok ke Bea Cukai, Modus Urus Pita Cukai Terbongkar?

KPK Endus Setoran Bos-bos Rokok ke Bea Cukai, Modus Urus Pita Cukai Terbongkar?

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:17 WIB

Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan

Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:15 WIB

Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan

Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:06 WIB

Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz

Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:05 WIB

Polisi Dalami Duagaan Human Error hingga Gangguan Sistem di Balik Kecelakaan Maut KRL-Argo Bromo

Polisi Dalami Duagaan Human Error hingga Gangguan Sistem di Balik Kecelakaan Maut KRL-Argo Bromo

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:57 WIB

Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer

Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:39 WIB

Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur

Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:33 WIB