Anggarkan Miliaran Buat Beli Bunga, Ahok Semprot Dinas Taman

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 20 November 2015 | 12:04 WIB
Anggarkan Miliaran Buat Beli Bunga, Ahok Semprot Dinas Taman
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama usai bertemu pihak PLN, Kamis (12/2/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyemprot alokasi anggaran yang disusun Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk Dinas Pertamanan dan Pemakaman.

"Wah, taman (Dinas Pertamanan dan Pemakaman) juga kacau balau deh," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/11/2015).

Ahok mengungkapkan dinas yang dipimpin Ratna Dyah Kurniati itu mengalokasikan anggaran hingga puluhan miliar hanya untuk belanja bunga.

"Dia pengen beli bunga puluhan miliar buat disulamin. Saya bilang kamu punya pembibitan gimana? Dia bilang pembibitan belum siap," kata Ahok.

"Terus saya tanya lagi mau lelang atau swakelola, (dia bilang) swakelola, beli bunga semua diatur penunjukan langsung Rp200 juta. Sama aja maling kecil kecil gitu lho menurut saya," Ahok menambahkan.

Jika dilakukan dengan cara lelang, kata Ahok, pembelian bunga harus dikerjakan sendiri oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman. Namun, kata Ahok, dinas merasa tidak sanggup untuk mengerjakan sendiri.

"Kalau mau lelang saya bilang kerja sendiri. Mereka nggak bisa kerja sendiri (katanya), kalau gitu buat apa ada insinyur begitu banyak," kata dia.

"Terus nggak ada jalan pilihan, ada bangunan ada trotoar yaudah e-katalog juga nggak mau, saya bilang lelangnya paket gede aja langsung Rp10-20 miliar," kata Ahok.

Sebelumnya, Ahok juga menyatakan heran dengan alokasi anggaran untuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

"2014 mereka pesta pora bikin festival Rp1,2 triliun lebih. 2015 saya nggak mau ribet Rp700 miliar lebih kita potong. Bikin festival kota tua Rp5 miliar sampai Rp10 miliar apa-apaan?" kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Padahal, Ahok berharap anggaran tersebut dipakai untuk renovasi museum di Jakarta, bukan digelontorkan untuk membuat macam-macam acara keramaian.

Tahun ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan hanya dianggarkan Rp300 miliar.

"Tahun ini kita potong (anggaran) di dinasnya saja bisa tinggal Rp150 miliar kalau tambah sudin-sudin semua ada itu Rp9 miliar sampai Rp10 miliar. Ya mungkin dibawah Rp300 miliar, saya kira anggaran untuk Dinasparbud," kata Ahok.

Ketika mengawasi anggaran yang tengah diinput ke dalam sistem e-budgeting dalam beberapa hari terakhir, Ahok juga menemukan anggaran yang nilainya fantastis yang dipakai untuk keperluan yang tidak sepadan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Sebut Dinas Pariwisata Pakai Duit Buat Pesta Pora

Ahok Sebut Dinas Pariwisata Pakai Duit Buat Pesta Pora

News | Kamis, 19 November 2015 | 14:41 WIB

Dua Hari Ahok Tak Mau Terima Tamu Dulu, Ingin Pelototi Anggaran

Dua Hari Ahok Tak Mau Terima Tamu Dulu, Ingin Pelototi Anggaran

News | Rabu, 18 November 2015 | 14:41 WIB

Pakai Anggaran Rp72,9 Triliun, Ahok: Sudah Kelebihan Duit Malah

Pakai Anggaran Rp72,9 Triliun, Ahok: Sudah Kelebihan Duit Malah

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 10:20 WIB

Bahas e-Budgeting, Sekda DKI Ingatkan PNS untuk Siap Begadang

Bahas e-Budgeting, Sekda DKI Ingatkan PNS untuk Siap Begadang

News | Kamis, 19 Maret 2015 | 16:37 WIB

Ahok: Pakai e-Budgeting, Kita Nggak Usah Ngutang ke Luar Negeri

Ahok: Pakai e-Budgeting, Kita Nggak Usah Ngutang ke Luar Negeri

News | Jum'at, 13 Maret 2015 | 15:30 WIB

Terkini

Afghanistan Rayakan Idulfitri Hari Ini, Hilal Telah Terlihat di Beberapa Provinsi

Afghanistan Rayakan Idulfitri Hari Ini, Hilal Telah Terlihat di Beberapa Provinsi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:59 WIB

Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:47 WIB

Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat

Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:45 WIB

Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:32 WIB

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:24 WIB

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:15 WIB

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:06 WIB

Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus

Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:01 WIB

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:56 WIB

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:55 WIB