Golkar: Pahamilah Setnov Baru Jadi Ketua DPR, Masih Belajar

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Jum'at, 20 November 2015 | 14:34 WIB
Golkar: Pahamilah Setnov Baru Jadi Ketua DPR, Masih Belajar
Ketua DPR RI Setya Novanto saat meninggalkan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sekretaris Fraksi Golkar DPR Bambang Susatyo berharap kepada Mahkamah Kehormatan Dewan jangan memberi Ketua DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto sanksi berat. MKD saat ini sedang menangani laporan Menteri ESDM Sudirman Said mengenai dugaan pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat minta saham PT. Freeport Indonesia sebagai imbalan atas andil perpanjangan kontrak.

"Kita minta MKD bijaksana tidak memberikan sanksi yang berat kepada Novanto. Kita mengimbau kawan-kawan fraksi lain agar bisa memahami posisi Novanto baru jadi pimpinan setahun jadi masih belajar," kata Bambang di DPR, Jumat (20/11/2015).

Dia minta MKD memberikan sanksi yang adil kepada Setya Novanto. Dan kalau Setya Novanto tak terbukti langgar etika, Mahkamah Kehormatan harus memulihkan nama baiknya.

Bambang juga meminta MKD transparan dalam sidang dugaan pelanggaran etika yang dilakukan Setya Novanto. Bambang setuju sidang dilakukan secara terbuka sehingga publik bisa menilai siapa yang salah dalam kasus ini.

"Kita mengingatkan MKD nggak boleh rapat tertutup harus terbuka agar publik tahu bersalah nggak, kan jadi lebih enak. Golkar mengharapkan Terbuka jadi salah tidak salah anggota bisa langsung diketahui publik," ujar anggota Komisi III.

Sejak menangani kasus Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Junimart Girsang mengaku menerima banyak teror.

Teror yang diterima anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, antara lain lewat telepon.

"Saya banyak dapat telepon, katanya jangan banyak bicaralah (tentang Setya Novanto dan Freeport)," kata Junimart di gedung Nusantara II, DPR, Kamis (19/11/2015).

Tapi, Junimart menegaskan tidak akan terpengaruh oleh tekanan tersebut. Dia akan tetap menangani laporan Menteri ESDM tentang dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Setya Novanto.

"Saya tidak merasa itu sebagai tekanan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aburizal: Setnov Tak pernah Negosiasi Kontrak dengan Freeport

Aburizal: Setnov Tak pernah Negosiasi Kontrak dengan Freeport

News | Jum'at, 20 November 2015 | 14:01 WIB

Freeport Bikin Gaduh? Aburizal Bakrie: Nggak Bener Itu

Freeport Bikin Gaduh? Aburizal Bakrie: Nggak Bener Itu

News | Jum'at, 20 November 2015 | 13:33 WIB

Ical: Jangan Buru-buru Gulingkan Setnov, Itu Dosa

Ical: Jangan Buru-buru Gulingkan Setnov, Itu Dosa

News | Jum'at, 20 November 2015 | 12:56 WIB

Staf Khusus Menteri ESDM: Rekam Percakapan Buat Lindungi Diri

Staf Khusus Menteri ESDM: Rekam Percakapan Buat Lindungi Diri

News | Jum'at, 20 November 2015 | 12:44 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB