PAN Tegaskan Pergantian Anggota MKD Tidak Bawa Misi Khusus

Siswanto, Bagus Santosa

Rabu, 25 November 2015 | 12:43 WIB
PAN Tegaskan Pergantian Anggota MKD Tidak Bawa Misi Khusus
Sidang paripurna DPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Di tengah penanganan kasus dugaan pelanggaran etika yang dilakukan Ketua DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto, Fraksi PAN DPR mengganti anggotanya di Mahkamah Kehormatan Dewan. Hang Ali Saputra Syah Pahan diganti Sugiman dan Ahmad Riski Sadiq diganti A. Bakrie.

Ketua Fraksi PAN DPR Mulfachri Harahap mengatakan tidak ada misi khusus dalam pergantian anggota di Mahkamah Kehormatan.

"Nggak ada apa-apa, hanya memudahkan koordinasi. Anggota kami di MKD kurang sehat dan sering tidak masuk kan MKD ini sedang maraton. Jadi kita lakukan pergantian," kata Mulfachri, Rabu (25/11/2015).

Fraksi PAN menginstruksikan anggotanya di Mahkamah Kehormatan untuk mengikuti seluruh proses penanganan kasus Setya Novanto agar berjalan transparan.

"Kalau ada pihak yang dipersalahkan untuk bisa bertanggungjawab dengan baik. Sebaliknya juga, kalau yang dituduhkan tidak benar maka MKD harus ada keberanian untuk menyatakan itu tidak benar. Tapi semuanya harus berdasarkan fakta," ujar Mulfachri.

Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto menambahkan pergantian anggota dilakukan untuk mengawal kasus Setya Novanto agar berjalan transparan dan tanpa kongkalikong. Dengan demikian, Mahkamah Kehormatan dapat memutuskannya secara tepat.

"Tidak boleh ada dusta diantara anggota MKD," kata Yandri.

Ada empat fraksi yang mengganti anggotanya di Mahkamah Kehormatan yaitu PAN, Demokrat, PDI Perjuangan, dan Nasdem. Yandri mengatakan tidak ada hubungannya perombakan anggota PAN di Mahkamah Kehormatan dengan kepentingan partai lain.

"Kita tak melihat partai lain. Tapi itu satu nafas ini kan momentum kinerja MKD untuk bisa dilihat masyarakat secara sungguh sungguh. Kalau partai lain concern, Kami menyambut baik dan bersyukur. Itu artinya satu ruh perjuangan untuk mengawal sidang di MKD," ujar Anggota Komisi II ini.

Setya Novanto diduga melanggar etika karena diduga mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat minta saham PT. Freeport Indonesia. Kasus ini dilaporkan Menteri ESDM ke Mahkamah Kehormatan Dewan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akbar Faisal Masuk MKD Ingin Tuntaskan Kasus Setnov

Akbar Faisal Masuk MKD Ingin Tuntaskan Kasus Setnov

News | Rabu, 25 November 2015 | 11:33 WIB

Bongkar Kasus Setnov, KIH Perkuat Anggota di MKD

Bongkar Kasus Setnov, KIH Perkuat Anggota di MKD

News | Rabu, 25 November 2015 | 11:05 WIB

Setya Novanto: Sudirman Said Khilaf, Setelah Selesai Saya Maafkan

Setya Novanto: Sudirman Said Khilaf, Setelah Selesai Saya Maafkan

News | Selasa, 24 November 2015 | 20:13 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×