Dirjen Pangan: Harga Beras Naik Karena Gabah Disimpan

Ruben Setiawan

Kamis, 26 November 2015 | 22:39 WIB
Dirjen Pangan: Harga Beras Naik Karena Gabah Disimpan
Aktivitas pedagang beras di pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2015). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Hasil Sembiring mengatakan penemuan harga beras yang masih naik menurutnya karena gabah kering masih banyak disimpan oleh masyarakat dalam jumlah yang banyak.

"Kalau beras itu tidak bisa disimpan lama, nah jika gabah kering lain hal, karena mampu bertahan hingga satu tahun lebih, makanya bisa mempengaruhi distribusi," kata Hasil Sembiring usai jumpa pers di Kementerian Pertanian di Jakarta, Kamis sore.

Ia juga menjelaskan, semua pemangku kepentingan memiliki informasi yang sama mengenai distribusi, menurutnya distribusi dari titik satu ke titik yang lain tidaklah lancar.

"Kami menemukan 24 ribu ton disimpan di suatu daerah, selain itu gabah kering juga disimpan, nah ini trik yang dimainkan," katanya seperti dikutip Antara.

Hal tersebut menjadi polemik, karena produksi padi mengalami surplus namun harga beras di beberapa daerah justru mengalami kenaikan, bahkan pemerintah justru mencanangkan impor beras.

Kementerian Pertanian mengklaim produksi padi dari Oktober 2014 sampai Oktober 2015 surplus karena tidak ada impor beras umum pada periode tersebut.

"Produksi padi berlebih, ini hasil terbaik dalam lima tahun terakhir," katanya.

Indikasinya adalah stok Bulog Oktober 2014 sebesar 1,7 juta ton beras, dicapai melalui tambahan impor 800.000 ton. Sedangkan bulan Oktober 2015 tanpa penyerapan optimal puncak panen raya Januari-Mei, stok Bulog tetap 1,7 ton beras tanpa impor.

Ia juga menjelaskan pencapaian tersebut bisa dilakukan dalam keadaan pertambahan jumlah penduduk yang mengkonsumsi beras sebanyak 3,7 juta jiwa (setara 460.000 ton).

"Walau diterpa El Nino yang kuat, ternyata meningkat signifikan paling tidak 1,26 juta ton beras dibandingkan tahun 2014," katanya.

Selain itu, sebelumnya, Pemerintah Republik Indonesia mulai menerima pengiriman beras impor di sejumlah daerah di Indonesia untuk menjaga stok pangan akibat gejolak cuaca El Nino yang memicu kekeringan di sejumlah tempat.

"Sudah (beras impor masuk). Ada di banyak pelabuhan, bukan hanya Jakarta," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Menurut JK, pelaksanaan impor beras dilakukan untuk memenuhi persediaan stok beras di beberapa daerah di Indonesia akibat panen yang mundur karena kekeringan.

Menurut data dari Bulog, sejumlah daerah telah menerima beras luar negeri untuk persediaan.

"Yang paling penting pemerintah menyiapkan cadangan (beras) nasional yang cukup. Nah termasuk dari impor tidak apa-apa," kata JK. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bulog dan DPR RI Luncurkan Bantuan Pangan Beras Tahap III, Berlanjut hingga Akhir 2026

Bulog dan DPR RI Luncurkan Bantuan Pangan Beras Tahap III, Berlanjut hingga Akhir 2026

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bulog Luncurkan Kemasan Baru Beras SPHP

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bulog Luncurkan Kemasan Baru Beras SPHP

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13 WIB

Beda Masker Sariayu Beras Putih dan Merah: Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Beda Masker Sariayu Beras Putih dan Merah: Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Produksi Beras Naik, RI Setop Impor Beras Umum

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Produksi Beras Naik, RI Setop Impor Beras Umum

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Industri Teriak Soal Harga Beras Pecah, Begini Jawaban Mentan

Industri Teriak Soal Harga Beras Pecah, Begini Jawaban Mentan

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Setop Impor Beras: Prestasi Nyata atau Beban Baru?

Setop Impor Beras: Prestasi Nyata atau Beban Baru?

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Rata-rata Harga Pangan Naik, Cabai Rawit Merah Masih di Atas Rp100 Ribu/Kg

Rata-rata Harga Pangan Naik, Cabai Rawit Merah Masih di Atas Rp100 Ribu/Kg

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Pamerkan Inovasi, Dua Siswa SMP Presentasikan Inovasi Beras di FIJ 2026

Pamerkan Inovasi, Dua Siswa SMP Presentasikan Inovasi Beras di FIJ 2026

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Politik Beras Orde Baru: Bagaimana Nasi Jadi Standar Makan Orang Indonesia?

Politik Beras Orde Baru: Bagaimana Nasi Jadi Standar Makan Orang Indonesia?

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Kopdes Dapat Perlakuan Istimewa dari Bulog, Pembelian Beras Tak Terbatas

Kopdes Dapat Perlakuan Istimewa dari Bulog, Pembelian Beras Tak Terbatas

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Terkini

Buat Agensi Baru, Jihyo TWICE Tinggalkan JYP Entertainment Setelah 21 Tahun

Buat Agensi Baru, Jihyo TWICE Tinggalkan JYP Entertainment Setelah 21 Tahun

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG hingga Danantara Dominasi 12,2 Juta Percakapan Digital

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG hingga Danantara Dominasi 12,2 Juta Percakapan Digital

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Gaji Boleh Imut, tapi Gaya Harus Berkelas: Review Buku Secrets of Six-Figure Women

Gaji Boleh Imut, tapi Gaya Harus Berkelas: Review Buku Secrets of Six-Figure Women

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Body Lotion Natur-E Hijau untuk Apa? Cek Manfaat dan Kandungannya

Body Lotion Natur-E Hijau untuk Apa? Cek Manfaat dan Kandungannya

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Zodiak Scorpio Elemen Apa? Kenali Karakter Aslinya dan 5 Zodiak yang Bisa Menaklukkan Hatinya

Zodiak Scorpio Elemen Apa? Kenali Karakter Aslinya dan 5 Zodiak yang Bisa Menaklukkan Hatinya

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:55 WIB

XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Tawarkan Kuota hingga 800GB dan Paket Unlimited

XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Tawarkan Kuota hingga 800GB dan Paket Unlimited

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Survei 2 Tahun Prabowo-Gibran: 69 Persen Masyarakat Sulit Dapat Kerja

Survei 2 Tahun Prabowo-Gibran: 69 Persen Masyarakat Sulit Dapat Kerja

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Kapolri Buka Suara Soal Kasus Polisi Tembak Polisi: Propam Masuk Tahap Penyidikan

Kapolri Buka Suara Soal Kasus Polisi Tembak Polisi: Propam Masuk Tahap Penyidikan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Kronologi Perempuan di Samarinda Bakar Ruko Gegara Kesal Gaji Tak Naik-naik

Kronologi Perempuan di Samarinda Bakar Ruko Gegara Kesal Gaji Tak Naik-naik

Kaltim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Mesin Pujian Ms. Swirly: Ketika Kata-Kata Menjadi Sumber Kebaikan

Mesin Pujian Ms. Swirly: Ketika Kata-Kata Menjadi Sumber Kebaikan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×